Jaga Bandung Tetap Tertib, Warga Diajak Aktif Melapor
Ilustrasi. /visi.news/ai
Pembagian waktu patroli menjadi penting karena persoalan ketertiban tidak selalu muncul pada jam yang sama.
Aktivitas pedagang kaki lima, penggunaan fasilitas publik, hingga pemasangan reklame dapat berubah mengikuti waktu dan kondisi kawasan. Karena itu, pengawasan tidak cukup dilakukan sesekali.
Kehadiran petugas secara rutin diharapkan mampu membuat penertiban tidak hanya bersifat reaktif, tetapi juga menjadi bagian dari pengawasan sehari-hari.
Ketika Trotoar Berubah Menjadi Tempat Berjualan
Salah satu persoalan yang menjadi sasaran patroli adalah penggunaan fasilitas umum untuk kegiatan yang tidak sesuai peruntukannya.
Trotoar menjadi salah satu contohnya.
Ruang yang semestinya digunakan pejalan kaki terkadang dimanfaatkan pedagang kaki lima (PKL) untuk berjualan. Ketika hal itu terjadi, fungsi trotoar sebagai ruang berjalan menjadi terganggu.
Satpol PP melakukan penertiban agar fasilitas tersebut dapat kembali digunakan sebagaimana mestinya.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!