Jadi Kompas Karakter, Prodi Ilmu Komunikasi UNIBI Bekali Siswa SMKN 15 Kota Bandung Kendali Diri di Era Digital

Desi Rossilawati
Kamis, 29 Januari 2026 | 11:36 WIB
Bagikan
Jadi Kompas Karakter, Prodi Ilmu Komunikasi UNIBI Bekali Siswa SMKN 15 Kota Bandung Kendali Diri di Era Digital

VISI.NEWS | BANDUNG - Remaja tingkat SMK merupakan kelompok yang sangat rentan terhadap tekanan teman sebaya (peer pressure) dan paparan konten digital yang tidak terfilter. Menanggapi realitas tersebut, tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) dari Prodi Ilmu Komunikasi Universitas Informatika dan Bisnis Indonesia (UNIBI) menggelar edukasi intensif bagi siswa-siswi SMKN 15 Kota Bandung pada Jumat (23/1/2026).

Kegiatan tersebut berlangsung di Jl. Gatot Subroto No.4, Burangrang, Kec. Lengkong, Kota Bandung, mulai pukul 09.00 hingga 15.00 WIB yang diikuti oleh 30 siswa-siswi Pekerja Sosial SMKN 15 Kota Bandung terpilih.

Pelaksanaan PKM ini didasari oleh kekhawatiran atas kurangnya pemahaman mendalam mengenai isu krusial di era remaja. Fokus utama materi mencakup bahaya pornografi yang dipicu oleh jeratan algoritma digital. Fenomena ini disinyalir dapat merusak fokus serta mengikis empati remaja jika tidak disikapi dengan kontrol diri yang kuat.

Selain isu digital, para peserta juga dibekali pemahaman mengenai bentuk-bentuk pelecehan seksual yang kerap disalahpahami. Edukasi ini menekankan bahwa pelecehan tidak hanya sebatas fisik, tetapi juga dapat bersifat verbal dan digital.

"Seringkali tindakan pelecehan terjadi di lingkungan sekolah karena adanya salah kaprah bahwa hal tersebut 'hanya bercanda'. Padahal, dampak psikis yang ditimbulkan bagi korban sangat nyata," ujar perwakilan tim PKM di sela-sela kegiatan.

Tidak hanya soal menjaga diri, para siswa juga diajak untuk mengenali 'relasi kuasa' yang tidak sehat dalam pergaulan. PKM ini hadir sebagai 'kompas' untuk membantu remaja mengenali garis batas (boundaries) yang harus dijaga dan kontrol diri yang harus diperkuat.

Kegiatan ini diharapkan mampu membentuk karakter siswa agar tidak hanya unggul secara teknis (hard skill), tetapi juga menjadi individu yang profesional, berempati, dan tangguh saat memasuki dunia industri nantinya. Melalui kontrol diri yang baik, siswa SMKN 15 Bandung diharapkan mampu membentengi diri dari pengaruh lingkungan yang toksik serta penggunaan teknologi yang destruktif.

Dengan pendampingan ini, ke-30 peserta ini dipersiapkan untuk menjadi agen perubahan di lingkungan sekolah mereka, membawa pesan bahwa menghargai batasan orang lain adalah cermin dari profesionalisme sejati.

Oleh tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) dari Prodi Ilmu Komunikasi Universitas Informatika dan Bisnis Indonesia (UNIBI)

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.