Iran Minta Negara Eropa Kutuk Serangan Israel ke Fasilitas Nuklir
Editor
Desi Rossilawati
Senin, 16 Juni 2025 | 21:00 WIB
VISI.NEWS | IRAN - Pemerintah Iran mendesak negara-negara besar Eropa seperti Inggris, Prancis, dan Jerman untuk mengambil langkah tegas terhadap Israel yang terus melancarkan serangan ke wilayahnya.
Dalam pernyataan resmi pada Senin (16/6/2025), juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baqaei, menyatakan bahwa ketiga negara tersebut seharusnya mengutuk agresi Israel, khususnya terhadap situs nuklir penting Iran di Natanz.
"Jerman, Prancis, dan Inggris seharusnya mengutuk kejahatan rezim Zionis, terutama terhadap fasilitas nuklir Natanz," ujar Baqaei, seperti dikutip kantor berita AFP.
Ia juga menambahkan bahwa Eropa harus fokus menghentikan agresi militer dan meminta pertanggungjawaban atas serangan-serangan Israel.
Konflik antara Iran dan Israel kini memasuki hari keempat dengan intensitas serangan yang terus meningkat. Kedua negara terlibat dalam aksi saling serang menggunakan rudal dan drone sejak Jumat (13/6) lalu, menandai eskalasi terbuka setelah bertahun-tahun konflik melalui proksi dan operasi rahasia.
Serangan besar-besaran Israel menargetkan pangkalan militer, ilmuwan nuklir, hingga permukiman sipil di Iran. Sebagai balasan, Iran meluncurkan rentetan serangan balistik ke berbagai titik di wilayah Israel.
Ketegangan ini mengundang perhatian internasional, termasuk dari Amerika Serikat. Presiden AS Donald Trump menyatakan dukungannya terhadap Israel dan mengklaim bahwa AS turut membantu menangkis serangan Iran, meskipun membantah keterlibatan langsung dalam serangan awal Israel.
Dalam wawancaranya dengan ABC News, Trump menyatakan keterbukaan terhadap potensi keterlibatan Amerika secara langsung dalam konflik. Ia juga menyebut Presiden Rusia Vladimir Putin sebagai pihak yang siap menjadi mediator.
"Ia siap. Ia menelepon saya tentang hal itu. Kami telah berbicara panjang lebar tentang hal itu," kata Trump. @ffr
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!