Insentif EV Dinilai Perkuat Hilirisasi Nikel Nasional
Ilustrasi./visi.news/nikel.
Fahmi menegaskan insentif semata tidak cukup bila tidak diikuti pembangunan fasilitas produksi dalam negeri, peningkatan tingkat komponen dalam negeri atau TKDN, serta transfer teknologi dari investor asing. Menurutnya, keberhasilan industri kendaraan listrik nasional bergantung pada konsistensi roadmap hilirisasi pemerintah.
Ia juga menilai Holding Industri Pertambangan MIND ID memiliki posisi strategis dalam memperkuat pengembangan baterai berbasis NMC melalui kerja sama teknologi dengan investor global.
Pemerintah sendiri berencana mulai menggulirkan insentif kendaraan listrik pada Juni 2026. Program tersebut mencakup 100 ribu unit mobil listrik dan 100 ribu sepeda motor listrik dengan skema insentif berbeda berdasarkan jenis baterai yang digunakan.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!