Ini Penyebab Masyarakat Bawah Belum Manfaatkan Perpustakaan untuk Tingkatkan Kesejahteraan

ED
Selasa, 9 Agustus 2022 | 20:17 WIB
Bagikan
Ini Penyebab Masyarakat Bawah Belum Manfaatkan Perpustakaan untuk Tingkatkan Kesejahteraan

VISI.NEWS | SOLO - Kepala Biro (Kabiro) Perencanaan dan Keuangan Perpustakaan Nasional (Perpusnas), Dr. Joko Santoso, mengungkapkan, saat ini jumlah koleksi perpustakaan di seluruh Indonesia hanya sebanyak 28 juta eksemplar, atau 18 persen dari jumlah penduduk Indonesia yang mencapai 270 juta lebih.

Padahal, merujuk negara maju lain jumlah buku koleksi perpustakaan idealnya minimal dua kali lipat dari jumlah penduduknya.

"Upaya-upaya untuk mengembangkan konten terutama konten pengetahuan sekarang ini tergantung perpustakaan di daerah dan pedesaan. Perpustakaan desa sekarang mempunyai peranan penting dalam memberikan akses pengetahuan kepada masyarakat," katanya di sela Konferensi Perpustakaan Digital Indonesia (KPDI) ke-13 tahun 2022, di Hotel Sunan, Solo, Selasa (9/8/2022).

Menyinggung peningkatan minat baca masyarakat, Joko Santoso menyebutkan, berdasarkan jumlah buku yang dibaca, frekuensi membaca, lamanya membaca setiap pekan dan ditambah akses perpustakaan lewat internet, setiap tahun selalu bertambah. Dia menyebutkan, data terakhir menunjukkan tingkat minat baca mencapai 56 persen lebih dari total penduduk Indonesia.

"Dilihat dari besarannya termasuk posisi sedang. Tetapi angka itu menggembirakan, karena lebih tinggi dibanding lima tahun silam," tandasnya.

Dalam upaya meningkatkan jumlah koleksi perpustakaan di Indonesia, kata Joko Santoso lagi, Perpustakaan Nasional mendorong para penulis baru untuk ikut menambah jumlah koleksi pustaka nasional yang jumlahnya masih sangat minim.

"Kami mengundang penulis-penulis baru untuk aktif menulis buku agar koleksi pustaka bertambah. Kami juga melakukan promosi digital publising, sehingga penulis cukup mencetaknya dalam bentuk digital, " kata Joko lagi.

Burhanuddin Harahap dari UPT Perpustakaan UNS, menyebutkan, perpustakaan yang berperan meningkatkan literasi melalui transformasi untuk mewujudkan ekosistem digital nasional, belum dimanfaatkan masyarakat secara luas.

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.