Indonesia Perketat Pintu Masuk Penyakit Hewan, Impor Daging Babi dari Spanyol Dihentikan
ED
Editor
M Purnama Alam
Rabu, 7 Januari 2026 | 12:17 WIB
Virus ASF diketahui mampu bertahan hidup pada berbagai media, mulai dari pakaian, sepatu, roda kendaraan, hingga produk olahan daging babi seperti ham, sosis, dan bacon. Karena itu, mobilitas manusia dan perdagangan komoditas lintas negara menjadi faktor utama penyebaran penyakit ini.
Melalui kebijakan pengetatan impor ini, pemerintah berharap dapat menjaga ketahanan sektor peternakan nasional sekaligus mencegah risiko masuknya penyakit hewan menular strategis yang berpotensi mengganggu stabilitas pangan dan ekonomi. @kanaya
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!