Indonesia Harus Tegas Melegalkan atau Melarang Judi Online

ED
Sabtu, 3 Agustus 2024 | 19:42 WIB
Bagikan
Indonesia Harus Tegas Melegalkan atau Melarang Judi Online

Baik Singapura maupun Inggris beralih dari pelarangan perjudian ke pembuatan kerangka regulasi yang terperinci, dengan Inggris bahkan membentuk Komisi Perjudian untuk mengawasi dan mengatur aktivitas perjudian.

Regulasi Indonesia sangat dipengaruhi oleh norma sosial dan nilai-nilai agama, yang menekankan implikasi moral dan etika perjudian.

Namun, keberadaan perjudian daring menggarisbawahi perlunya strategi alternatif.

Sebaliknya, Malaysia dan Singapura mengadopsi pendekatan yang lebih terkendali dan teregulasi. Hukum Malaysia melarang semua bentuk perjudian kecuali untuk tempat usaha berlisensi dan mencakup regulasi perjudian daring.

Demikian pula, regulasi Singapura mengizinkan aktivitas perjudian terkendali dan berfokus pada memastikan keamanan dan meminimalkan kejahatan.

Inggris memiliki kerangka regulasi komprehensif yang membahas kejahatan terorganisasi, melindungi anak-anak dan kaum muda, dan memastikan perusahaan mematuhi persyaratan perizinan dan membayar bea perjudian. Apa yang dapat dipelajari Indonesia Peraturan di setiap negara mencerminkan keseimbangan antara larangan, kontrol, dan norma sosial yang dapat dipelajari Indonesia.

Ada dua pendekatan regulasi utama: melegalkan atau melarang judi online.

Larangan terbukti tidak efektif karena perjudian daring masih meluas. Legalisasi harus mempertimbangkan mayoritas penduduk Muslim, yang, melalui Majelis Ulama Indonesia, kemungkinan akan menentangnya.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.