Koalisi Pecinta Satwa Desak RI Hentikan Ekspor Monyet Ekor Panjang 5 Aug 2026 Thailand Kian Dekat ke Semifinal, Myanmar Pesta Tujuh Gol di ASEAN Hyundai Cup 2026 5 Aug 2026 MORROW Buka Pusat Kesehatan Preventif Terbesar di Singapura 5 Aug 2026 BOI Thailand Genap 60 Tahun, Investasi Asing Tembus Rekor Baru 5 Aug 2026 Ahli Gizi Ungkap Pilihan Sarapan yang Bantu Tingkatkan Energi Tubuh 5 Aug 2026 Ekspedisi 22 Hari Ungkap Keanekaragaman Laut Dalam di Samudra Hindia 5 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia vs Singapura, Penentu Tiket Semifinal AFF 2026 5 Aug 2026 Kesal Dimarahi Orang Tua, Pemuda di Bandung Bakar Rumah, Tiga Bangunan Hangus 5 Aug 2026 Jadwal Final Piala Presiden 2026: Persib vs Persebaya di Bali 5 Aug 2026 Dua Skenario Gagalkan Malaysia ke Semifinal Piala AFF 2026 5 Aug 2026 Koalisi Pecinta Satwa Desak RI Hentikan Ekspor Monyet Ekor Panjang 5 Aug 2026 Thailand Kian Dekat ke Semifinal, Myanmar Pesta Tujuh Gol di ASEAN Hyundai Cup 2026 5 Aug 2026 MORROW Buka Pusat Kesehatan Preventif Terbesar di Singapura 5 Aug 2026 BOI Thailand Genap 60 Tahun, Investasi Asing Tembus Rekor Baru 5 Aug 2026 Ahli Gizi Ungkap Pilihan Sarapan yang Bantu Tingkatkan Energi Tubuh 5 Aug 2026 Ekspedisi 22 Hari Ungkap Keanekaragaman Laut Dalam di Samudra Hindia 5 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia vs Singapura, Penentu Tiket Semifinal AFF 2026 5 Aug 2026 Kesal Dimarahi Orang Tua, Pemuda di Bandung Bakar Rumah, Tiga Bangunan Hangus 5 Aug 2026 Jadwal Final Piala Presiden 2026: Persib vs Persebaya di Bali 5 Aug 2026 Dua Skenario Gagalkan Malaysia ke Semifinal Piala AFF 2026 5 Aug 2026

India Bebaskan Jurnalis Muslim Setelah 2 Tahun Penjara Tanpa Pengadilan

ED
Jumat, 3 Februari 2023 | 20:46 WIB
Bagikan
India Bebaskan Jurnalis Muslim Setelah 2 Tahun Penjara Tanpa Pengadilan

VISI.NEWS | INDIA - Seorang jurnalis Muslim India yang ditahan selama lebih dari dua tahun tanpa pengadilan dibebaskan Kamis (2/2) setelah diberikan jaminan dalam kasus pencucian uang.

Siddique Kappan ditangkap pada Oktober 2020 di negara bagian utara Uttar Pradesh, tempat dia melakukan perjalanan untuk melaporkan kasus pemerkosaan geng yang terkenal.

Dia dan tiga orang lainnya dituduh menjadi anggota kelompok fundamentalis Islam dan akhirnya didakwa dengan konspirasi untuk menghasut kekerasan.

Kappan pada hari Kamis mengatakan dia telah ditahan secara tidak adil dan dia hanya melakukan perjalanan dari negara bagian asalnya Kerala untuk bekerja sebagai reporter.

"Saya tidak bersalah, saya jurnalis," katanya kepada AFP setelah dibebaskan dari penjara di kota Lucknow.

Dia dibebaskan pada bulan September tahun lalu tetapi tetap berada di balik jeruji besi selama berbulan-bulan lebih lama karena kasus pencucian uang terpisah terhadapnya.

"Saya akan melanjutkan perjuangan saya melawan hukum kejam. Mereka menahan saya di penjara bahkan setelah saya mendapat jaminan," katanya kepada penyiar NDTV.

"Dua tahun ini sangat sulit, tapi saya tidak pernah takut."

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.