Ekspedisi 22 Hari Ungkap Keanekaragaman Laut Dalam di Samudra Hindia 5 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia vs Singapura, Penentu Tiket Semifinal AFF 2026 5 Aug 2026 Kesal Dimarahi Orang Tua, Pemuda di Bandung Bakar Rumah, Tiga Bangunan Hangus 5 Aug 2026 Jadwal Final Piala Presiden 2026: Persib vs Persebaya di Bali 5 Aug 2026 Dua Skenario Gagalkan Malaysia ke Semifinal Piala AFF 2026 5 Aug 2026 Bank Dunia Tunjuk Sri Mulyani Pimpin Penggalangan Dana 5 Aug 2026 Mediasi Qatar Picu Harapan Redanya Ketegangan AS-Iran 5 Aug 2026 Febrie Adriansyah Ajukan Dua Gugatan Praperadilan atas Status Tersangka 5 Aug 2026 Rakornas Dukcapil Perkuat Sinergi Layanan Administrasi Kependudukan Nasional 5 Aug 2026 Resmi Dibuka! Link 'War Tiket' Upacara HUT ke-81 RI di Istana 5 Aug 2026 Ekspedisi 22 Hari Ungkap Keanekaragaman Laut Dalam di Samudra Hindia 5 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia vs Singapura, Penentu Tiket Semifinal AFF 2026 5 Aug 2026 Kesal Dimarahi Orang Tua, Pemuda di Bandung Bakar Rumah, Tiga Bangunan Hangus 5 Aug 2026 Jadwal Final Piala Presiden 2026: Persib vs Persebaya di Bali 5 Aug 2026 Dua Skenario Gagalkan Malaysia ke Semifinal Piala AFF 2026 5 Aug 2026 Bank Dunia Tunjuk Sri Mulyani Pimpin Penggalangan Dana 5 Aug 2026 Mediasi Qatar Picu Harapan Redanya Ketegangan AS-Iran 5 Aug 2026 Febrie Adriansyah Ajukan Dua Gugatan Praperadilan atas Status Tersangka 5 Aug 2026 Rakornas Dukcapil Perkuat Sinergi Layanan Administrasi Kependudukan Nasional 5 Aug 2026 Resmi Dibuka! Link 'War Tiket' Upacara HUT ke-81 RI di Istana 5 Aug 2026

India Bebaskan Jurnalis Muslim Setelah 2 Tahun Penjara Tanpa Pengadilan

ED
Jumat, 3 Februari 2023 | 20:46 WIB
Bagikan
India Bebaskan Jurnalis Muslim Setelah 2 Tahun Penjara Tanpa Pengadilan

VISI.NEWS | INDIA - Seorang jurnalis Muslim India yang ditahan selama lebih dari dua tahun tanpa pengadilan dibebaskan Kamis (2/2) setelah diberikan jaminan dalam kasus pencucian uang.

Siddique Kappan ditangkap pada Oktober 2020 di negara bagian utara Uttar Pradesh, tempat dia melakukan perjalanan untuk melaporkan kasus pemerkosaan geng yang terkenal.

Dia dan tiga orang lainnya dituduh menjadi anggota kelompok fundamentalis Islam dan akhirnya didakwa dengan konspirasi untuk menghasut kekerasan.

Kappan pada hari Kamis mengatakan dia telah ditahan secara tidak adil dan dia hanya melakukan perjalanan dari negara bagian asalnya Kerala untuk bekerja sebagai reporter.

"Saya tidak bersalah, saya jurnalis," katanya kepada AFP setelah dibebaskan dari penjara di kota Lucknow.

Dia dibebaskan pada bulan September tahun lalu tetapi tetap berada di balik jeruji besi selama berbulan-bulan lebih lama karena kasus pencucian uang terpisah terhadapnya.

"Saya akan melanjutkan perjuangan saya melawan hukum kejam. Mereka menahan saya di penjara bahkan setelah saya mendapat jaminan," katanya kepada penyiar NDTV.

"Dua tahun ini sangat sulit, tapi saya tidak pernah takut."

India telah merosot 10 peringkat dalam peringkat kebebasan pers Reporters Without Borders menjadi 150 dari 180 negara yang disurvei sejak pemerintah nasionalis Hindu Perdana Menteri Narendra Modi menjabat pada 2014.

Wartawan yang kritis sering berada di balik jeruji besi dan diburu di media sosial oleh para pendukung Partai Bharatiya Janata (BJP) yang berkuasa.

Sembilan jurnalis lainnya saat ini berada di penjara India, menurut Reporters Without Borders. @fen/afp/dailysaah.com

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.