Imbas Tabrakan di Bekasi, 13 Perjalanan KA Jarak Jauh Dibatalkan
Kondisi gerbong KRL Commuterline yang bertabrakan dengan KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur, Bekasi, Jawa Barat, Senin (27/4/2026)./visi.news/ist.
VISI.NEWS | JAKARTA - PT KAI (Persero) mengumumkan pembatalan 13 perjalanan Kereta Api Jarak Jauh khusus pada hari ini Selasa (28/4/2026). Kebijakan tersebut diambil menyusul terjadinya kecelakaan operasional di wilayah Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4/2026).
Manajemen KAI menyampaikan bahwa penyesuaian perjalanan dilakukan dengan mengutamakan keselamatan penumpang serta mendukung proses penanganan di lokasi kejadian.
“Dampak peristiwa tersebut, KAI melakukan penyesuaian perjalanan kereta api dengan mengutamakan keselamatan dan mendukung proses penanganan di lokasi,” tulis manajemen KAI dalam sebuah unggahan akun @kai121_, dikutip Selasa (28/4/2026).
Sebagai bentuk kompensasi kepada pelanggan, KAI memberlakukan kebijakan pengembalian bea tiket sebesar 100 persen di luar biaya pemesanan.
Kebijakan ini berlaku bagi penumpang dengan jadwal keberangkatan pada 27-28 April 2026 yang batal melakukan perjalanan akibat keterlambatan maupun penundaan kereta api.
“Batas waktu proses pembatalan tiket melalui loket online dan contact center 121 adalah 7x24 jam sejak dari tanggal keberangkatan yang tercantum pada tiket,” sebut KAI.
Adapun Stasiun Bekasi Timur ditutup sementara imbas insiden tabrakan antara KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL Kampung Bandan-Cikarang pada Senin (27/4/2026).
Dirut PT KAI, Bobby Rasyidin, mengungkapkan penutupan ini belum dipastikan hingga kapan. Saat ini, KAI terus mengupayakan pemulihan perjalanan secara bertahap dengan tetap memprioritaskan faktor keselamatan.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!