IKM Terhadap Gibran - Teguh Sangat Baik. Tapi PJJ dan PTM Ala Kadarnya
Meskipun IKM terhadap pasangan Gibran - Teguh sangat baik, kata ketua Prodi MAP Unisri itu, menyatakan, pasangan tersebut belum melaksanakan maksimal aspek kebijakan bidang pendidikan di jenjang SD dan SMP.
Dia menyebut contoh pelaksanaan pembelajaran jarak jauh (PJJ) dan pembelajaran tatap muka (PTM) yang belum maksimal. Walaupun secara umum dipersepsikan baik, katanya, banyak masyarakat menilai PJJ dan PTM dilaksanakan ala kadarnya, bahkan ada responden menilai gagal.
"Masyarakat menangkap kesan, Pemkot Solo belum sepenuhnya mendukung infrastruktur dan pengaturan pelaksanaan PJJ, baik pada siswa maupun pendidikan pada satuan pendidikan. Dalam pelaksanaan PTM, Pemkot Solo dianggap terlalu hati-hati, sehingga menimbulkan kesan pemkot cenderung ragu-ragu. Hal itu harus dimaklumi, karena perspektif atas fatalistik serangan varian Covid - 19 di masyarakat sangat beragam," sambungnya.
Menanggapi persepsi masyarakat tentang sikap tegas wali kota terhadap aparat birokrasi, Dr. Suwardi menunjuk contoh, ketika Gibran meninggalkan mobil di tempat kerja aparat yang melanggar aturan. Selain itu, peneliti itu juga melihat sikap Gibran yang diakuinya ada pengaruh karena merupakan anak presiden, sebagai wali kota Solo dia dinilai bijaksana dalam menghadapi masalah di masyarakat.@tok
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!