IKM Terhadap Gibran - Teguh Sangat Baik. Tapi PJJ dan PTM Ala Kadarnya

ED
Senin, 21 Februari 2022 | 12:10 WIB
Bagikan
IKM Terhadap Gibran - Teguh Sangat Baik. Tapi PJJ dan PTM Ala Kadarnya

VISI.NEWS | SOLO - Selama setahun pasangan Gibran Rakabuming Raka - Teguh Prakosa menjalankan tugas sebagai wali kota dan wakil wali kota Solo periode 2021-2026, menunjukkan tingkat apresiasi masyarakat terhadap pasangan tersebut sangat baik.

Tingginya apresiasi positif masyarakat terhadap kinerja pasangan Gibran - Teguh, di antaranya karena masyarakat mempersepsikan keduanya sebagai figur merakyat, tegas terhadap aparat birokrasi dan bijaksana dalam menghadapi permasalahan di masyarakat.

Kesimpulan tentang indeks kepuasan masyarakat (IKM) tersebut, merupakan hasil survei tim dosen Program Studi Magister Administrasi Publik (Prodi MAP) pada program pascasarjana Universitas Slamet Riyadi (Unisri) Solo, terhadap 550 responden warga Kota Solo, yang tersebar di 5 kecamatan, yaknj Kecamatan Banjarsari, Kecamatan Jebres, Kecamatan Pasar Kliwon, Kecamatan Serengan dan Kecamatan Laweyan.

Ketua Prodi MAP Unisri yang sekaligus ketua tim survei, Dr. Suwardi, menjelaskan kepada wartawan, di kampus Unisri Joglo, Jumat (18/2/2022), survei yang merupakan aktivitas akademik terkait dengan Tri Darma Perguruan Tinggi tersebut tidak ada kaitan dengan perkembangan politik menjelang Pemilu 2024.

"Tim kami sebagai akademisi melakukan riset dan survei IKM ini sebagai pelaksanaan Tri Darma Perguruan Tinggi. Luarannya kami publikasikan, sebagai bentuk pengawalan terhadap jalannya pemerintahan dan pembangunan di Kota Solo yang dilaksanakan pasangan Gibran - Teguh," ujarnya.

Survei dengan obyek penelitian yang dipilih secara acak menggunakan data dalam daftar pemilih tetap (DPT) Pemilu, menurut Suwardi, mewakili berbagai komponen, seperti pekerjaan, pendidikan dan sebagainya. Pengumpulan data dilakukan selama 10 hari pada Februari 2022, dengan teknik wawancara face to face, menggunakan instrumen data tertutup.

"Hasil survei kami, skor rata-rata yang diberikan masyarakat menunjukkan IKM terhadap pasangan Gibran-Teguh selama setahun sebesar 79,3. Bahkan, sebanyak 43 persen responden memberikan nilai 80 dari rentang nilai 0 - 100," jelasnya.

Meskipun IKM terhadap pasangan Gibran - Teguh sangat baik, kata ketua Prodi MAP Unisri itu, menyatakan, pasangan tersebut belum melaksanakan maksimal aspek kebijakan bidang pendidikan di jenjang SD dan SMP.

Dia menyebut contoh pelaksanaan pembelajaran jarak jauh (PJJ) dan pembelajaran tatap muka (PTM) yang belum maksimal. Walaupun secara umum dipersepsikan baik, katanya, banyak masyarakat menilai PJJ dan PTM dilaksanakan ala kadarnya, bahkan ada responden menilai gagal.

"Masyarakat menangkap kesan, Pemkot Solo belum sepenuhnya mendukung infrastruktur dan pengaturan pelaksanaan PJJ, baik pada siswa maupun pendidikan pada satuan pendidikan. Dalam pelaksanaan PTM, Pemkot Solo dianggap terlalu hati-hati, sehingga menimbulkan kesan pemkot cenderung ragu-ragu. Hal itu harus dimaklumi, karena perspektif atas fatalistik serangan varian Covid - 19 di masyarakat sangat beragam," sambungnya.

Menanggapi persepsi masyarakat tentang sikap tegas wali kota terhadap aparat birokrasi, Dr. Suwardi menunjuk contoh, ketika Gibran meninggalkan mobil di tempat kerja aparat yang melanggar aturan. Selain itu, peneliti itu juga melihat sikap Gibran yang diakuinya ada pengaruh karena merupakan anak presiden, sebagai wali kota Solo dia dinilai bijaksana dalam menghadapi masalah di masyarakat.@tok

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.