Koalisi Pecinta Satwa Desak RI Hentikan Ekspor Monyet Ekor Panjang 5 Aug 2026 Thailand Kian Dekat ke Semifinal, Myanmar Pesta Tujuh Gol di ASEAN Hyundai Cup 2026 5 Aug 2026 MORROW Buka Pusat Kesehatan Preventif Terbesar di Singapura 5 Aug 2026 BOI Thailand Genap 60 Tahun, Investasi Asing Tembus Rekor Baru 5 Aug 2026 Ahli Gizi Ungkap Pilihan Sarapan yang Bantu Tingkatkan Energi Tubuh 5 Aug 2026 Ekspedisi 22 Hari Ungkap Keanekaragaman Laut Dalam di Samudra Hindia 5 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia vs Singapura, Penentu Tiket Semifinal AFF 2026 5 Aug 2026 Kesal Dimarahi Orang Tua, Pemuda di Bandung Bakar Rumah, Tiga Bangunan Hangus 5 Aug 2026 Jadwal Final Piala Presiden 2026: Persib vs Persebaya di Bali 5 Aug 2026 Dua Skenario Gagalkan Malaysia ke Semifinal Piala AFF 2026 5 Aug 2026 Koalisi Pecinta Satwa Desak RI Hentikan Ekspor Monyet Ekor Panjang 5 Aug 2026 Thailand Kian Dekat ke Semifinal, Myanmar Pesta Tujuh Gol di ASEAN Hyundai Cup 2026 5 Aug 2026 MORROW Buka Pusat Kesehatan Preventif Terbesar di Singapura 5 Aug 2026 BOI Thailand Genap 60 Tahun, Investasi Asing Tembus Rekor Baru 5 Aug 2026 Ahli Gizi Ungkap Pilihan Sarapan yang Bantu Tingkatkan Energi Tubuh 5 Aug 2026 Ekspedisi 22 Hari Ungkap Keanekaragaman Laut Dalam di Samudra Hindia 5 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia vs Singapura, Penentu Tiket Semifinal AFF 2026 5 Aug 2026 Kesal Dimarahi Orang Tua, Pemuda di Bandung Bakar Rumah, Tiga Bangunan Hangus 5 Aug 2026 Jadwal Final Piala Presiden 2026: Persib vs Persebaya di Bali 5 Aug 2026 Dua Skenario Gagalkan Malaysia ke Semifinal Piala AFF 2026 5 Aug 2026

Ihwal Sampah Baleendah, Kepala UPT Klaim Merasa Kewalahan karena Volumenya Banyak

ED
Sabtu, 4 Februari 2023 | 06:14 WIB
Bagikan
Ihwal Sampah Baleendah, Kepala UPT Klaim Merasa Kewalahan karena Volumenya Banyak

VISI.NEWS | BALEENDAH - Kepala UPT penanganan sampah wilayah Baleendah Arif Sarifudin mengklaim merasa kewalahan mengangkut sampah dengan volume banyak yang belakangan menjadi pembicaraan hangat di masyarakat karena dibiarkan menggunung.

"Kami dari UPT kewalahan untuk mengangkut sampah tersebut karena skalanya besar sehingga kami meminta bantuan kepada Bidang Kebersihan dan Kader B3S, total itu sekitar 10 teronton yang diangkut," kata Arif Sarifudin ketika idtemui VISI.NEWS, Jumat (3/2/2023).

Arif menyebut sampah yang menumpuk tersebut tidak hanya dari pasar, tapi ada sampah jenis kain (pabrik), sampah basah, yang pihaknya yakini bahwa itu akibat ulah masyarakat yang sengaja membuang sampah sembarangan tanpa memilah dulu.

Ia berharap, pemerintah desa dan kecamatan memperhatikan dan membantu menertibkan melalui peraturan dan peringatan yang serius.

"Mereka punya Satpol PP, seharusnya bisa menertibkan bagi siapa pun yang melanggar atau membuang sampah sembarangan ke pasar, agar kejadian seperti ini tidak terulang lagi. Kami kira harus juga direvitalisasi seperti yang akan diterapkan di Pasar Banjaran sistemnya ditutup buka," jelasnya.

Lebih lanjut, Arif mengatakan bila dilakukan sendirian pihaknya terbatas untuk melakukan tindakan seperti itu karena harus melibatkan peran serta dari semua pihak.

"Memang di pasar itu lokasinya sangat rentan, gak ada yang menjaga di sana, yang mengawasi, maka seiringnya waktu sampah itu bakal lebih membeludak, kalo pihak pasar dan desa serta kecamatan tidak segera bertindak untuk merevitalisasi," imbuhnya.

Sampah menumpuk di lokasi Pasar Baleendah itu menimbulkan bau tak sedap lantaran dikombinasi oleh sampah basah dan sampah limbah pabrik.

"Sabtu lalu sudah sebagian diangkut, 4 teronton, dan hari minggu lusa sisanya juga akan diangkut," ujar Arif lagi. @gvr

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.