IHSG Anjlok 3,57 Persen, Rupiah Tertekan di Awal Pekan
Ilustrasi./visi.news/ist.
Di sisi lain, pemerintah berupaya menjaga optimisme pasar melalui kinerja fiskal yang dinilai tetap terkendali. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan bahwa realisasi APBN hingga Mei 2026 masih menunjukkan perkembangan positif meski defisit meningkat menjadi Rp180,4 triliun atau 0,70 persen terhadap produk domestik bruto.
"Realisasi APBN sampai Mei 2026 terus menunjukkan positif," kata Purbaya.
Meski demikian, pelaku pasar masih mencermati perkembangan defisit fiskal di tengah potensi kenaikan harga energi akibat konflik geopolitik. Kombinasi tekanan eksternal dan kekhawatiran terhadap arus modal keluar membuat pasar saham Indonesia menghadapi tantangan berat pada awal pekan ini.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!