IA ISBI Bandung Bahas Penguatan Konsep Kolaborasi untuk Festival Al Jabar
VISI.NEWS – Ikatan Alumni (IA) ISBI Bandung mengadakan diskusi bersama sejumlah seniman dan akademisi pada Senin (27/7/2026) sore di Sekretariat IA ISBI Bandung. Pertemuan ini difokuskan pada pembahasan konsep kolaborasi lintas disiplin seni sebagai bagian dari persiapan penyelenggaraan Festival Al Jabar.
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 16.00 WIB tersebut dipimpin oleh Ketua IA ISBI Bandung, Irwan Guntari. Diskusi turut dihadiri Ketua Program Studi Desain Komunikasi Visual (DKV) Digitech University, Patra Suwanda, seniman tari Asep Aji, serta dosen Universitas Pasundan yang juga koreografer tari, Rosikin.
Dalam kesempatan itu, Ketua Pelaksana Festival Al Jabar 2026, Bambang Melga, memaparkan konsep kolaboratif yang dirancang untuk melibatkan berbagai unsur seni dan budaya. Menurutnya, keterlibatan akademisi, seniman, dan komunitas budaya menjadi fondasi penting dalam membangun festival yang memiliki nilai edukatif sekaligus memperkuat identitas seni, budaya, dan nilai spiritual ke Islaman dengan hadirnya pemikiran-pemikiran Islam yang lebih membumi, adabtif, sesuai konteks dinamika keumatan, yang di hadapi para alim ulama saat ini.
Diskusi berlangsung interaktif dengan berbagai masukan konstruktif mengenai pengemasan program festival. Salah satu gagasan yang mendapat perhatian adalah penggunaan istilah yang dinilai lebih sesuai dengan karakter Festival Al Jabar, seperti mengubah istilah "Kirab Budaya" menjadi "Thawaf Budaya" serta "Malam Budaya" menjadi "Tadabur Budaya".
Asep Aji menyampaikan bahwa pemilihan istilah yang tepat dapat memperkuat identitas festival dan diharapkan mampu menjadi referensi dalam penyelenggaraan kegiatan budaya di masa mendatang.
"Kami ingin menghadirkan istilah yang lebih mudah dikenal masyarakat dan memiliki nilai yang kuat sehingga dapat digunakan secara lebih luas," ujarnya.
Selain membahas konsep kegiatan, para peserta juga menyatakan komitmen untuk mempererat sinergi antara seniman, akademisi, dan berbagai lembaga budaya demi mendukung kesuksesan Festival Al Jabar. Pertemuan berakhir menjelang waktu Magrib dengan harapan seluruh tahapan persiapan dapat berjalan sesuai rencana.
Bambang Melga menyampaikan apresiasi kepada jajaran IA ISBI Bandung serta seluruh pegiat seni yang telah memberikan dukungan dan berbagai masukan dalam forum tersebut. Ia berharap Festival Al Jabar mampu menjadi wadah kolaborasi yang memberikan kontribusi nyata bagi perkembangan seni, budaya, dan kreativitas di Jawa Barat.
Melalui semangat kebersamaan, Festival Al Jabar diharapkan menjadi ruang bertemunya beragam ekspresi seni, budaya, dan pemikiran Islam, sekaligus memperkuat nilai-nilai kolaborasi dalam menghadirkan kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat luas.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!