Huawei Turut Dorong Penguatan Ekosistem Investasi Tanah Air di Indonesia-Southern China Business Forum 2021
Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Destry Damayanti mengatakan bahwa Tiongkok merupakan negara kedua terbesar diukur dari nilai investasi asing langsung/foreign direct investment (FDI) di Indonesia. Perjanjian LCS dengan Tiongkok pun telah menunjukkan perkembangan yang menjanjikan, dengan rata-rata transaksi bulanan mencapai $15 juta per bulan, dalam 3 bulan terakhir.
Ia mengatakan, “Kami optimis transaksi LCS akan terus meningkat, sejalan dengan peningkatan aktivitas perdagangan dan investasi. Berbagai quick win telah kami siapkan untuk mempromosikan LCS, termasuk bantuan teknis bagi eksportir maupun importir, untuk melakukan transaksi LCS riil dari hulu ke hilir. Sehingga, kemudahan yang ditawarkan LCS akan berdampak positif pada penyerapan FDI di Indonesia.”
Senada, Chief Financial Officer Huawei Indonesia, Han Ding menyatakan dukungan perusahaan terhadap perubahan positif yang digagas pemerintah untuk terus memperbaiki iklim investasi Indonesia. “Dengan sejarah lebih dari 21 tahun di Indonesia, Huawei menghargai upaya dan tindakan pemerintah Indonesia untuk memenuhi kebutuhan investor multinasional. Kami berharap investasi tidak hanya menciptakan nilai komersial bagi investor, tetapi juga berkontribusi pada pemulihan ekonomi pasca pandemi, membangun ekonomi digital, menggerakkan bangsa menuju visi Indonesia Emas 2045, dan membawa kemakmuran bagi seluruh rakyat Indonesia,” pungkasnya.@nia
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!