Huawei ICT Academy Tingkatkan Kapasitas Digital Universitas Andalas
Oleh karena itu, dunia pendidikan harus dibantu untuk mengimbangi perkembangan dunia digital yang bergerak sangat cepat dan dinamis. Pada kerja sama ini, Huawei berperan sebagai mitra teknologi untuk mewujudkan dunia pendidikan yang setara dan berkualitas di era digital. "Kemampuan dan wawasan di bidang TIK merupakan modal penting yang harus dimiliki mahasiswa agar dapat menjadi bagian dari masyarakat 5.0 di era digital. Sebagai wadah transfer pengetahuan TIK, Huawei ICT Academy dapat berkontribusi besar dalam mempersiapkan mahasiswa Unand yang berkualitas dan berkompetensi digital," katanya.
Huawei ICT Academy akan melatih tidak hanya mahasiswa, tetapi juga para tenaga pendidik di universitas untuk meningkatkan kemampuan dan wawasan di bidang teknologi digital, seperti pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) dan sistem robotik hingga pengetahuan di bidang keamanan siber.
Syarbeni, Cyber and Security Privacy Officer (CSPO) Huawei menambahkan, "Pengetahuan yang baik mengenai keamanan siber perlu dimiliki oleh mahasiswa dan tenaga pendidik di lingkungan perguruan tinggi. Huawei ICT Academy akan berbagi ilmu di bidang keamanan siber sehingga akademisi dan mahasiswa dapat ikut ambil bagian dalam upaya kolaboratif dan sistematis untuk memperkuat sistem keamanan siber nasional."
Selain MoU, kegiatan ini juga menggelar talkshow dengan tema "SDM Digital untuk TIK dan Keamanan Siber", yang menghadirkan Drio Bramantyo, Erry Prasetyo, Rian Ferdian dan Ariandi Putra untuk memaparkan berbagai wawasan dan pengetahuan digital kepada para mahasiswa.
Kerja sama dengan Universitas Andalas ini merupakan bagian dari tanggung jawab dan komitmen Huawei "I Do" yang menargetkan menciptakan 100 ribu SDM TIK guna mendukung percepatan transformasi digital pemerintah untuk mewujudkan Visi Indonesia Emas 2045.
@uli
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!