HIPMI BERKARIA Challenge Dorong Wirausaha Muda Cimahi
Menurut Adhitia, pola pembinaan seperti yang diterapkan dalam HIPMI BERKARIA Challenge dapat menjadi contoh konkret dalam pengembangan UMKM di Kota Cimahi.
Program yang dimulai dari penjaringan ide, kompetisi business plan, kemudian dilanjutkan dengan inkubasi dan pendampingan dinilai dapat memberikan gambaran nyata mengenai proses membangun sebuah usaha.
“Dimulai dari nol, kemudian kita lihat bagaimana usahanya tumbuh, berhasil atau tidak, dan bertahan atau tidak,” katanya.
Adhitia berharap pendekatan tersebut dapat terus dikembangkan sehingga semakin banyak anak muda Cimahi yang memiliki keberanian untuk masuk ke dunia usaha.
Ia juga menilai pengembangan kewirausahaan tidak dapat hanya mengandalkan pemerintah. Diperlukan keterlibatan berbagai pihak untuk menciptakan ekosistem usaha yang mendukung pertumbuhan pelaku UMKM.
Terlebih, kondisi perekonomian saat ini membutuhkan kolaborasi yang lebih kuat di tengah penerapan disiplin fiskal.
Adhitia mengatakan, pemerintah daerah perlu membangun kerja sama dengan berbagai unsur masyarakat, dunia usaha, akademisi, komunitas, dan pihak lainnya.
“Di era disiplin fiskal seperti ini, kita harus kolaborasi pentahelix. Contoh nyatanya seperti ini,” katanya.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!