Hincapie Kena Kartu Merah karena Tutup Mulut, VAR Turun Tangan
Bek Ekuador, Piero Hincapie terlibat adu mulut kecil di lapangan dengan sriker Meksiko, Santiago Gimenez di Piala Dunia 2026 yang berujung kartu merah./visi.news/bbc.
VISI.NEWS - Bek Ekuador, Piero Hincapie, menjadi pemain kedua di Piala Dunia 2026 yang diusir dari lapangan karena menutupi mulut saat berkonfrontasi dengan lawan.
Insiden terjadi saat Ekuador kalah 0-2 dari Meksiko pada Selasa (30/6/2026) malam, dalam pertandingan yang sekaligus memastikan tersingkirnya Ekuador dari turnamen. Hincapie, yang juga merupakan pemain Arsenal, terlihat menutupi mulut saat berbicara dengan pemain Meksiko Santiago Gimenez pada masa tambahan babak kedua.
Wasit Slavko Vincic awalnya tidak melihat insiden tersebut. Namun, ia kemudian memberikan kartu merah setelah mendapat rekomendasi dari asisten wasit video (VAR) untuk meninjau kejadian di monitor pinggir lapangan.
Hincapie mengikuti jejak pemain Paraguay Miguel Almiron yang juga diusir karena tindakan serupa pada pertandingan sebelumnya melawan Turki di fase grup.
Aturan baru tersebut merupakan bagian dari regulasi yang diterapkan FIFA pada turnamen ini terkait interaksi pemain di lapangan. Dalam kasus lain, pemain seperti gelandang Inggris Jude Bellingham sebelumnya tidak mendapatkan kartu merah meski menutupi mulut saat berbicara dengan lawan dalam situasi yang dianggap tidak konfrontatif.
Ketua komite wasit FIFA Pierluigi Collina sebelumnya menjelaskan bahwa pemain diperbolehkan menutupi mulut jika percakapan bersifat ramah, namun dapat dikenai sanksi jika dianggap konfrontatif.
Sementara itu, Presiden FIFA Gianni Infantino mendukung penerapan aturan tersebut dengan menekankan pentingnya kehati-hatian wasit dalam menilai potensi pelanggaran di lapangan.
Keputusan untuk mengusir pemain tetap berada di tangan wasit yang mempertimbangkan seluruh situasi sebelum mengeluarkan kartu merah.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!