Hillary Clinton Bantah Kenal Epstein, Sidang Kongres Memanas dan Seret Nama Trump

ED
Jumat, 27 Februari 2026 | 13:08 WIB
Bagikan
Hillary Clinton Bantah Kenal Epstein, Sidang Kongres Memanas dan Seret Nama Trump
1" data-turn-id="request-698fc42f-6f14-8320-abd2-0943c8d35a0e-7" data-testid="conversation-turn-4" data-scroll-anchor="true" data-turn="assistant">

VISI.NEWS | BANDUNG – Mantan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Hillary Clinton, menyatakan tidak memiliki informasi apa pun terkait aktivitas kriminal mendiang pelaku kejahatan seksual Jeffrey Epstein. Pernyataan itu disampaikan dalam kesaksian tertutup di hadapan Komite Pengawas DPR AS pada Kamis (26/2).

Dalam pernyataan tertulis yang dirilis bersamaan dengan deposisinya di Chappaqua, New York, Clinton menegaskan bahwa ia tidak pernah berinteraksi dengan Epstein.

“Saya tidak ingat pernah bertemu dengan Tuan Epstein. Saya tidak pernah terbang dengan pesawatnya atau mengunjungi pulaunya, rumah, maupun kantornya. Saya tidak memiliki hal lain untuk ditambahkan,” ujarnya.

Clinton, yang merupakan kandidat presiden dari Partai Demokrat pada Pemilu 2016, juga menuding panel yang dipimpin Partai Republik berupaya mengalihkan perhatian dari hubungan Presiden Donald Trump dengan Epstein. Epstein meninggal dunia pada 2019 akibat bunuh diri di penjara saat menunggu persidangan atas dakwaan perdagangan seks federal.

Ia turut mengkritik pemerintahan Trump yang disebutnya telah “melemahkan” kantor Departemen Luar Negeri yang menangani isu perdagangan manusia internasional. Sidang sempat dihentikan sementara setelah foto Clinton saat duduk di meja kesaksian bocor ke media sosial, yang menurut penasihatnya, Nick Merrill, melanggar aturan komite. Influencer konservatif Benny Johnson yang mengunggah foto tersebut mengatakan gambar itu diambil oleh anggota DPR dari Partai Republik, Lauren Boebert.

Clinton dan suaminya, mantan Presiden Bill Clinton, sebelumnya menolak memberikan kesaksian, namun akhirnya bersedia setelah anggota parlemen mengancam akan menyatakan mereka menghina Kongres. Bill Clinton dijadwalkan memberikan kesaksian pada Jumat.

Ketua Komite Pengawas DPR dari Partai Republik, James Comer, membantah bahwa penyelidikan ini bermotif politik. Ia menegaskan tidak ada tuduhan pelanggaran terhadap keluarga Clinton saat ini, tetapi komite memiliki sejumlah pertanyaan yang perlu dijawab.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.