Hillary Clinton Bantah Kenal Epstein, Sidang Kongres Memanas dan Seret Nama Trump

ED
Jumat, 27 Februari 2026 | 13:08 WIB
Bagikan
Hillary Clinton Bantah Kenal Epstein, Sidang Kongres Memanas dan Seret Nama Trump

“Tidak ada yang menuduh keluarga Clinton melakukan kesalahan saat ini, tetapi kami memiliki banyak pertanyaan,” kata Comer.

Komite disebut akan menelusuri kemungkinan interaksi Hillary Clinton dengan Epstein, keterlibatan Epstein dalam kegiatan amal keluarga Clinton, serta hubungannya dengan rekan Epstein yang kini dipenjara, Ghislaine Maxwell. Comer memastikan transkrip wawancara Clinton akan dipublikasikan.

Di sisi lain, anggota DPR dari Partai Demokrat, Robert Garcia, mendesak agar Trump dan Menteri Perdagangan Howard Lutnick juga dipanggil untuk bersaksi. Lutnick sebelumnya mengakui pernah mengunjungi pulau pribadi Epstein bertahun-tahun setelah ia mengklaim memutus hubungan dengannya. Comer menyatakan pemanggilan terhadap Lutnick masih mungkin dilakukan.

Garcia dan sejumlah anggota Demokrat lainnya menuduh Departemen Kehakiman di bawah Trump secara selektif menahan sebagian dari sekitar 3 juta dokumen terkait Epstein yang telah dirilis, guna melindungi presiden dari sorotan publik. Ia menyinggung catatan seorang perempuan yang menuduh Trump melakukan pelecehan seksual terhadapnya saat ia masih di bawah umur.

“Di mana berkas-berkas itu? Siapa yang menghapusnya? Pertanyaan-pertanyaan ini harus dijawab,” tegas Garcia.

Pemimpin Mayoritas Demokrat di Senat, Chuck Schumer, mengatakan beberapa senator Demokrat akan meninjau dokumen yang belum disunting dan meminta Departemen Kehakiman menjaga seluruh catatan terkait penanganan berkas tersebut. Departemen Kehakiman menyatakan tengah meninjau apakah ada dokumen yang ditahan secara tidak semestinya dan akan mempublikasikannya bila diperlukan, seraya mengingatkan bahwa sebagian materi yang dirilis memuat tuduhan tak berdasar dan klaim sensasional mengenai Trump.

Hingga kini, aparat penegak hukum belum pernah menuduh Trump melakukan tindak pidana terkait Epstein. Trump diketahui bergaul dengan Epstein pada 1990-an hingga awal 2000-an sebelum Epstein divonis pada 2008 atas kasus prostitusi yang melibatkan anak di bawah umur. Comer menyatakan bukti yang dihimpun komitenya tidak mengaitkan Trump dengan pelanggaran hukum.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.