HIKMAH | 5 Manfaat Belajar Sirah Nabi Muhammad Saw
Tidak diragukan lagi, betapa pun manusia mencari matsal a’la (tipe ideal) mengenai salah satu aspek kehidupan, manusia pasti akan mendapatkannya di dalam kehidupan Rasulullah saw. secara jelas dan paripurna. Atas hal ini, Allah SWT menjadikan Rasulullah saw. sebagai 'qudwah' bagi seluruh manusia. Hal ini sebagaimana Firman-Nya dalam QS Al Ahzab ayat 21:
لَقَدْ كَانَ لَكُمْ فِيْ رَسُوْلِ اللّٰهِ اُسْوَةٌ حَسَنَةٌ لِّمَنْ كَانَ يَرْجُوا اللّٰهَ وَالْيَوْمَ الْاٰخِرَ وَذَكَرَ اللّٰهَ كَثِيْرًاۗ
“Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah.”
Ketiga, dalam mengkaji Sirah Nabawiah, manusia mendapatkan sesuatu yang dapat membantunya untuk memahami kitab Allah SWT dan semangat tujuannya.
Hal ini karena banyak ayat Al Quran yang baru bisa ditafsirkan dan dijelaskan maksudnya melalui peristiwa-peristiwa yang pernah dihadapi dan disikapi Rasulullah saw.
Keempat, melalui kajian Sirah Nabawiah, seorang Muslim dapat mengumpulkan sekian banyak 'tsafaqah' dan pengetahuan Islam yang benar. Baik yang menyangkut akidah, hukum, maupun akhlak. Hal ini karena bahwa kehidupan Rasulullah saw. tidak diragukan lagi mengenai gambaran yang konkret dari sejumlah prinsip dan hukum Islam.
Kelima, diharapkan para pembina dan dai Islam memiliki contoh hidup menyangkut cara-cara pembinaan dan dakwah.
Rasulullah saw. juga adalah seorang dai, pemberi nasihat dan pembina yang baik yang tidak segan-segan mencari pembinaan dan pendidikan terbaik selama beberapa periode.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!