Hijrah ke Partai Gerindra, Kans Dedi Mulyadi Nyalon Gubernur Jabar Makin Terbuka
Satu surat lagi berisi pernyataan dengan logo KPU menyatakan pengunduran dirinya sebagai anggota Partai Poltik Golkar dan/atau anggota DPR RI.
Terdapat keterangan bahwa surat tersebut dilengkapi dengan keterangan dari pimpinan DPR RI atau sekretaris DPR RI bahwa pemberhentiannya sebagai anggota DPR RI sedang diproses.
Dikonfirmasi mengenai hal ini, Dedi Mulyadi memilih untuk tidak memberikan komentar terlebih dahulu. Namun, ia pun tidak menampik soal surat pengunduran diri tersebut.
Jalinan lama dengan Gerindra
Jalinan hubungan mesra Dedi Mulyadi dengan Partai Gerindra sudah lama dilakukan, bahkan pada saat ia menjadi Bupati Purwakarta mendapat dukungan dari Ketua DPD Partai Gerindra Jabar saat itu Mulyadi.
“Track record Kang Dedi—sapaan akrab Dedi Mulyadi—dalam memimpin Purwakarta ini bagus ya. Beliau juga mengetahui seluk-beluk Jawa Barat,” kata Mulyadi, mantan Ketua DPD Partai Gerindra Jawa Barat Mulyadi saat menyambangi Dedi di rumah dinas Bupati Purwakarta di Jalan Ganda Negara Nomor 25, Selasa, 13 Juni 2017 lalu.
Mulyadi menilai, Dedi telah berhasil membangun Purwakarta dengan karakter Kesundaan yang menjadi ikon baru yang sangat jarang ditemukan di daerah lain di Jawa Barat. “Nah, kemajuan di Purwakarta inilah yang saya kira harus ditularkan ke daerah lain di Jawa Barat,” ujar Mulyadi.
Mulyadi menyatakan, hubungan personal Partai Gerindra dengan Dedi mulai pada tingkat lokal, regional, hingga nasional, juga menjadi pertimbangan partai berlambang Garuda Emas, yang dibidani mantan Dankopasus Letjen (TNI) Prabowo Subianto tersebut.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!