Indonesia Perkuat Keterampilan dan Perlindungan Pekerja Hadapi Perubahan Dunia Kerja 25 Aug 2026 Bantu Padamkan Karhutla, Ilmuwan RI Temukan Pemadam Api dari Singkong 25 Aug 2026 1.356 Knalpot Brong Hasil Razia di Majalengka Bakal Disulap Jadi Monumen Maung 25 Aug 2026 Polri Salurkan Logistik dan Oksigen untuk Penanganan Karhutla 25 Aug 2026 Chelsea Menang 3-2 atas Fulham dalam Drama Lima Gol 25 Aug 2026 Uzbekistan Bidik Pusat Keuangan Digital Asia Tengah 25 Aug 2026 Kemenhut Sanksi 6 Perusahaan akibat Karhutla Berulang di Kalimantan 25 Aug 2026 Harga Emas Antam Hari Ini Rp2,768 Juta per Gram 25 Aug 2026 Daftar Harga BBM Pertamina Hari Ini 25 Agustus 2026 25 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Selasa 25 Agustus 2026 25 Aug 2026 Indonesia Perkuat Keterampilan dan Perlindungan Pekerja Hadapi Perubahan Dunia Kerja 25 Aug 2026 Bantu Padamkan Karhutla, Ilmuwan RI Temukan Pemadam Api dari Singkong 25 Aug 2026 1.356 Knalpot Brong Hasil Razia di Majalengka Bakal Disulap Jadi Monumen Maung 25 Aug 2026 Polri Salurkan Logistik dan Oksigen untuk Penanganan Karhutla 25 Aug 2026 Chelsea Menang 3-2 atas Fulham dalam Drama Lima Gol 25 Aug 2026 Uzbekistan Bidik Pusat Keuangan Digital Asia Tengah 25 Aug 2026 Kemenhut Sanksi 6 Perusahaan akibat Karhutla Berulang di Kalimantan 25 Aug 2026 Harga Emas Antam Hari Ini Rp2,768 Juta per Gram 25 Aug 2026 Daftar Harga BBM Pertamina Hari Ini 25 Agustus 2026 25 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Selasa 25 Agustus 2026 25 Aug 2026

Hijrah ke Partai Gerindra, Kans Dedi Mulyadi Nyalon Gubernur Jabar Makin Terbuka

ED
Minggu, 14 Mei 2023 | 08:43 WIB
Bagikan
Hijrah ke Partai Gerindra, Kans Dedi Mulyadi Nyalon Gubernur Jabar Makin Terbuka

VISI.NEWS | BANDUNG - Bergabungnya Dedi Mulyadi ke Partai Gerindra membuka ruang baginya untuk bertarung dalam Pemilihan Gubernur Jawa Barat (Pilgub Jabar) 2024. Ruang mantan Bupati Purwakarta itu tertutup setelah Ridwan Kamil akan "menggunakan" kendaraan Partai Golkar untuk Pilgub nanti.

Dedi Mulyadi sudah menyatakan mundur dari Partai Golkar dan akan maju jadi caleg Partai Gerindra pada Pemilu 2024 nanti. Hal itu diungkapkan Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani.

"Yang juga baru menyatakan gabung bersama kami ada Kang Dedi Mulyadi," ujar Muzani di kantor KPU, Jakarta Pusat, Sabtu (13/5).

"InsyaAllah beliau nyaleg," imbuhnya.

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto membenarkan bahwa Dedi Mulyadi bergabung ke Partai Gerindra. Prabowo.

Informasi mengenai keluarnya Dedi Mulyadi dari Partai Golkar itu didapatkan melalui surat pengunduran diri yang beredar di kalangan media. Ada dua surat yang ditujukan kepada Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto dan Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Dalam surat tertanggal 10 Mei 2023 itu ia melampirkan Kartu Tanda Anggota (KTA) Partai Golkar. Tertulis nama lengkap dan alamat Dedi Mulyadi disertai tandatangan di atas materai.

"Dengan ini menyatakan pengunduran diri saya sebagai anggota Partai Golongan Karya DPP Partai Golongan Karya," tulis dalam surat.

Satu surat lagi berisi pernyataan dengan logo KPU menyatakan pengunduran dirinya sebagai anggota Partai Poltik Golkar dan/atau anggota DPR RI.

Terdapat keterangan bahwa surat tersebut dilengkapi dengan keterangan dari pimpinan DPR RI atau sekretaris DPR RI bahwa pemberhentiannya sebagai anggota DPR RI sedang diproses.

Dikonfirmasi mengenai hal ini, Dedi Mulyadi memilih untuk tidak memberikan komentar terlebih dahulu. Namun, ia pun tidak menampik soal surat pengunduran diri tersebut.

Jalinan lama dengan Gerindra

Jalinan hubungan mesra Dedi Mulyadi dengan Partai Gerindra sudah lama dilakukan, bahkan pada saat ia menjadi Bupati Purwakarta mendapat dukungan dari Ketua DPD Partai Gerindra Jabar saat itu Mulyadi.

“Track record Kang Dedi—sapaan akrab Dedi Mulyadi—dalam memimpin Purwakarta ini bagus ya. Beliau juga mengetahui seluk-beluk Jawa Barat,” kata Mulyadi, mantan Ketua DPD Partai Gerindra Jawa Barat Mulyadi saat menyambangi Dedi di rumah dinas Bupati Purwakarta di Jalan Ganda Negara Nomor 25, Selasa, 13 Juni 2017 lalu.

Mulyadi menilai, Dedi telah berhasil membangun Purwakarta dengan karakter Kesundaan yang menjadi ikon baru yang sangat jarang ditemukan di daerah lain di Jawa Barat. “Nah, kemajuan di Purwakarta inilah yang saya kira harus ditularkan ke daerah lain di Jawa Barat,” ujar Mulyadi.

Mulyadi menyatakan, hubungan personal Partai Gerindra dengan Dedi mulai pada tingkat lokal, regional, hingga nasional, juga menjadi pertimbangan partai berlambang Garuda Emas, yang dibidani mantan Dankopasus Letjen (TNI) Prabowo Subianto tersebut.

“Chemistry dengan Gerindra itu sudah lama kalau Kang Dedi ini. Jadi, sudah sepahamlah ya. Bluetooth-nya tinggal diaktifkan saja, (tetapi) semua tergantung Pak Prabowo,” tutur Mulyadi.

Dengan "hijrah"-nya Dedi Mulyadi ke partai besutan Prabowo Subianto itu menjadikannya berpeluang jadi salah satu nominasi calon gubernur dari Partai Gerindra. Terlebih, kalau pun Ketua DPD Partai Gerindra Jabar saat ini Taufik Hidayat atau Mochamad Iriawan (Iwan Bule) yang baru bergabung juga dengan Partai Gerindra mencalonkan Gubernur Jabar, secara elektabilitas akan tertinggal oleh Dedi Mulyadi. @nia/asa

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.