Bank Dunia Tunjuk Sri Mulyani Pimpin Penggalangan Dana 5 Aug 2026 Mediasi Qatar Picu Harapan Redanya Ketegangan AS-Iran 5 Aug 2026 Febrie Adriansyah Ajukan Dua Gugatan Praperadilan atas Status Tersangka 5 Aug 2026 Rakornas Dukcapil Perkuat Sinergi Layanan Administrasi Kependudukan Nasional 5 Aug 2026 Resmi Dibuka! Link 'War Tiket' Upacara HUT ke-81 RI di Istana 5 Aug 2026 PIHPS: Cabai Rawit Merah Rp45.150, Telur Ayam Rp24.000 per Kg 5 Aug 2026 Harga Emas Antam Turun Rp4.000, Kini Rp2.599.000 per Gram 5 Aug 2026 Disporaparbud Jember Koordinasi dengan BPCB Jatim Amankan Situs Gumuk Lesung dari Kerusakan 5 Aug 2026 Identitas Perempuan Tersambar KA Pangrango di Sukabumi Belum Terungkap 5 Aug 2026 Disdik Sukabumi Sebut Ijazah Korban Kebakaran Kasepuhan Ciptamulya Masih Didata 5 Aug 2026 Bank Dunia Tunjuk Sri Mulyani Pimpin Penggalangan Dana 5 Aug 2026 Mediasi Qatar Picu Harapan Redanya Ketegangan AS-Iran 5 Aug 2026 Febrie Adriansyah Ajukan Dua Gugatan Praperadilan atas Status Tersangka 5 Aug 2026 Rakornas Dukcapil Perkuat Sinergi Layanan Administrasi Kependudukan Nasional 5 Aug 2026 Resmi Dibuka! Link 'War Tiket' Upacara HUT ke-81 RI di Istana 5 Aug 2026 PIHPS: Cabai Rawit Merah Rp45.150, Telur Ayam Rp24.000 per Kg 5 Aug 2026 Harga Emas Antam Turun Rp4.000, Kini Rp2.599.000 per Gram 5 Aug 2026 Disporaparbud Jember Koordinasi dengan BPCB Jatim Amankan Situs Gumuk Lesung dari Kerusakan 5 Aug 2026 Identitas Perempuan Tersambar KA Pangrango di Sukabumi Belum Terungkap 5 Aug 2026 Disdik Sukabumi Sebut Ijazah Korban Kebakaran Kasepuhan Ciptamulya Masih Didata 5 Aug 2026

Hibur Siswa Vaksinasi di SMAN 1 Cisayong, KCD 12 Tasikmalaya Menari dan Lakukan Selebrasi

ED
Selasa, 5 Oktober 2021 | 13:18 WIB
Bagikan
Hibur Siswa Vaksinasi di SMAN 1 Cisayong, KCD 12 Tasikmalaya Menari dan Lakukan Selebrasi

VISI.NEWS - Lain dari yang lain. Itulah kesan yang muncul dari sosok seorang Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah (KCD) 12, Kota/Kabupaten Tasikmalaya, Dr. Abur Mustikawanto, M.Ed., saat berada di tengah tengah siswa siswi yang divaksin.

Dia melakukan selebrasi, menari dan berakting juga memperagakan gerakan tangan yang kocak saat menghibur seorang siswa yang ketakutan divaksin, di SMAN 1 Cisayong, Senin (5/10/2021).

Ulahnya itu sontak membuat tim medis, staf pengajar tak terkecuali Plt. Kepala Sekolah SMAN 1 Cisayong, Drs. H. Anda Sujana, M.Pd dibuatnya tertawa-tawa. Bahkan sang murid pun tak merasakan dirinya sudah disuntik jarum vaksin.

Suasana hangat saat digelar vaksinasi terasa menenangkan murid yang takut divaksin. "Paling tidak si anak tidak takut dengan jarum suntik. Buktinya kan saat saya melakukan selebrasi dan menari di hadapan dia (siswa) tak terasa sudah disuntik. Malah dia balik nanya," kata Abur.

Vaksinasi masal di Sekolah Menengah Atas Negri (SMAN) 1 Cisayong pada Selasa 5 Oktober 2021, rencananya akan dihadiri Wagub Jabar, namun yang hadir adalah KCD wilayah 12 Kota/Kabupaten Tasikmalaya.

Menurut KCD Dr. Abur Mustikawanto, M.Ed., yang didampingi Plt. Kepala SMAN 1 Cisayong Drs. H. Anda Sujana, M.Pd., sesuai intruksi Pemprov Jabar vaksinasi di kalangan pelajar harus tuntas hingga Desember 2021 mendatang. "Dan untuk sekarang hasilnya alhamdulillah," katanya Dr. Abur.

Sementara itu, Wakil Kepala Sekolah Kesiswaan SMAN 1 Cisayong, Ayi Mulyana, S.Pd, M.Pd mengatakan jumlah siswa yang sudah memiliki izin dari orangtua murid untuk divaksin sebanyak 423 orang.

"Total dari seluruh siswa siswi berjumlah 518 orang. Dan Puskesmas mengalokasikan 520 dosis vaksin," ungkapnya di selasar SMAN 1 Cisayong.

Dijelaskan, sedianya acara vaksin ini akan dihadiri orang nomor dua di Pemprov. Jabar. "Itu hanya acara. Saya tidak tahu karenan beliau ( Wagub Jabar) memiliki kesibukan dalam tugas," katanya.

Disisi lain Wakasek Kurikulum SMAN 1 Cisayong, Abdul Rahman, S.Pd.I menuturkan sejak munculnya pandemi Covid-19 belajar tatap muka dihentikan. "Dan diberlakukan belajar online, daring," katanya.

Kondisi ini berjalan hingga satu tahun. Untuk selanjutnya, tambahnya, diberlakukan belajar tatap muka. "Ini pun untuk sementara waktu dengan jadwal satu shep, dengan rentan waktu empat jam," tambahnya.

Ditambahkan dalam setiap pembelajaran tatap muka jumlah murid dibatasi. "Setiap pertemuan tatap muka jumlah murid 15 orang," tambahnya.

Hal itu disebabkan, tambahnya, para siswa belum melaksanakan vaksinasi. "Setelah dilakukan vaksinasi diharapkan ada perubahan dari satu step menjadi dua step," pungkasnya. @budi s ombik

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.