VISI | Khidmah Strategis Muktamar NU 7 Aug 2026 Bandung-Lampung Kembali Terhubung, Wings Air Resmi Buka Penerbangan Perdana dari Bandara Husein 7 Aug 2026 BMKG: Bandung pada Jumat (7/8/2026) Cerah Berawan, Suhu Capai 31 Derajat 7 Aug 2026 KHUTBAH JUMAT | 4 Hal yang Menghalangi Terkabulnya Doa Seorang Muslim 7 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Jumat 7 Agustus 2026 7 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Cimahi Hari Ini, Jumat 7 Agustus 2026 7 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Bandung Hari Ini, Jumat 7 Agustus 2026 7 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Bandung Hari Ini, Jumat 7 Agustus 2026 7 Aug 2026 Pelaku Perusakan Dapur MBG di Sukabumi Masih Dalam Pengejaran 7 Aug 2026 Polisi Tangkap Oknum Kades di Sukabumi Karena Kasus Dugaan Narkotika 7 Aug 2026 VISI | Khidmah Strategis Muktamar NU 7 Aug 2026 Bandung-Lampung Kembali Terhubung, Wings Air Resmi Buka Penerbangan Perdana dari Bandara Husein 7 Aug 2026 BMKG: Bandung pada Jumat (7/8/2026) Cerah Berawan, Suhu Capai 31 Derajat 7 Aug 2026 KHUTBAH JUMAT | 4 Hal yang Menghalangi Terkabulnya Doa Seorang Muslim 7 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Jumat 7 Agustus 2026 7 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Cimahi Hari Ini, Jumat 7 Agustus 2026 7 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Bandung Hari Ini, Jumat 7 Agustus 2026 7 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Bandung Hari Ini, Jumat 7 Agustus 2026 7 Aug 2026 Pelaku Perusakan Dapur MBG di Sukabumi Masih Dalam Pengejaran 7 Aug 2026 Polisi Tangkap Oknum Kades di Sukabumi Karena Kasus Dugaan Narkotika 7 Aug 2026

Heru Budi Hartono Bentuk Satgas Khusus Awasi Jajanan Sekolah di DKI Jakarta

ED
Selasa, 6 Agustus 2024 | 07:10 WIB
Bagikan
Heru Budi Hartono Bentuk Satgas Khusus Awasi Jajanan Sekolah di DKI Jakarta
VISI.NEWS | JAKARTA - Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono, telah membentuk satuan tugas (satgas) khusus untuk mengawasi jajanan yang mengandung gula dan pewarna di kantin sekolah. Langkah ini diambil untuk meningkatkan pengawasan kesehatan bagi anak-anak usia sekolah. "DKI sudah membuat satgas, yang pertama adalah dari Dinkes, Badan POM, dan tentunya dengan dinas pendidikan, bersama-sama pertama menyosialisasikan kantin-kantin yang ada di sekolah," ujar Heru Budi di Jakarta, Senin dilansir dari iNews  (5/7/2024). Menurut Heru, satgas tersebut sudah dilengkapi dengan alat portable yang mampu mendeteksi dan mengukur zat-zat berbahaya dalam makanan dan minuman di kantin sekolah. "Kami punya alat ya, alat portable bisa dibawa. Itu kita lihat ambang batas, dari jajanan, dari gula bukan itu saja termasuk pewarna," katanya. Heru juga menyoroti fenomena anak-anak sekolah yang mengalami gagal ginjal hingga harus menjalani cuci darah, yang salah satunya disebabkan oleh pola hidup yang kurang sehat. Banyak anak mengonsumsi gula berlebihan dan kurang berolahraga, karena lebih suka bermain gadget daripada beraktivitas fisik. "Ya banyak (penyebab). Pola makan, minuman kemasan, minuman manis-manis, kurang olahraga, cara pola hidup yang berubah. Anak-anak yang sekarang menggunakan gadget," ujar Heru. @shintadewip

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.