Hawana 2022 : Mengenang Jasa Guru, Nelayan, Supir Taksi Yang Memodali Koran Melayu Pertama di Malaysia

ED
Senin, 30 Mei 2022 | 09:26 WIB
Bagikan
Hawana 2022 : Mengenang Jasa Guru, Nelayan, Supir Taksi Yang Memodali Koran Melayu Pertama di Malaysia

Sambutan Ismail yang mendapatkan tepuk tangan paling riuh ialah ketika mengumumkan bantuan 1 juta Ringgit Malaysia ( Rp. 3,3 M) untuk membiayai program Iswami. Termasuk merintis pembentukan organisasi Persatuan Wartawan Malaysia, seperti PWI di Indonesia.

Ismail Sabri mengharapkan juga media dan wartawan Malaysia memperluas hubungan kerjasamanya dengan rekan-rekan wartawan di negara jiran (Asean) dengan menjadikan Iswami sebagai model. “Pemerintah akan terus memberikan dukungan kepada program-program yang sesuai untuk dilaksanakan. Kalau perlu bantuan untuk Iswami ditambah," ucapnya kembali yang disambut tepuk tangan riuh hadirin.

Jamuan Iswami

Minggu (29/5/2022) malam Iswami Malaysia menjamu makan malam delegasi wartawan Indonesia di Hotel Zenith, Putra Jaya, Kuala Lumpur.

Dalam sambutannya, Presiden Ismawi Malaysia, Datuk Mokhtar Hussain mengatakan kegembiraannya atas perhatian pemerintah terhadap pers dan wartawan, khususnya kepada Iswami. " Pada pertemuan PM Malaysia dengan wartawan Indonesia di Jakarta tahun lalu, untung Pak Asro Kamal menyampaikan kepada PM mengenai pentingnya menghidupkan kembali peringatan Hawana, karena itu sekaligus menghormati sejarah pers Malaysia, " ungkap Mochtar.

Asro Kamal Rokan mengapresiasi PM Malaysia juga "Deklarasi Melaka" yang menyuarakan kemerdekaan pers di Malaysia. Mengenai hubungan wartawan Malaysia - Indonesia, dia mengibaratkan seperti air. " Tidak bisa dicincang," kata pendiri Iswami itu.

Tokoh pers Nasional Malaysia Tan Sri Johan Jaaffar merespons sama sikap PM Malaysia. Ia menyatakan belum pernah terjadi perhatian PM kepada wartawan sebesar sekarang. "Sebelum ini hubungan PM dan pers dingin, nyaris beku. Terutama sewaktu pandemi Covid19 melanda Malaysia. Kami sampai iri pada perhatian pemerintah Indonesia kepada wartawan saat pandemi Covid19 di Indonesia," ungkap Johan.

Pameran sejarah pers Malaysia

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.