Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 4 Kelompok Akan Demo 27 Agustus di Jakarta, Ini Daftar Tuntutannya 26 Aug 2026 Soal Pernyataan Budi Arie, TB Hasanuddin Beri Sindiran Menohok 26 Aug 2026 Revaldo Jadi Tersangka Kasus Narkoba untuk Keempat Kalinya 26 Aug 2026 Baznas Beri Beasiswa untuk 1.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 4 Kelompok Akan Demo 27 Agustus di Jakarta, Ini Daftar Tuntutannya 26 Aug 2026 Soal Pernyataan Budi Arie, TB Hasanuddin Beri Sindiran Menohok 26 Aug 2026 Revaldo Jadi Tersangka Kasus Narkoba untuk Keempat Kalinya 26 Aug 2026 Baznas Beri Beasiswa untuk 1.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT 26 Aug 2026

Hati-Hati, Kortisol Berlebih Bisa Picu Lemak Perut dan Gangguan Tidur

Desi Rossilawati
Kamis, 22 Mei 2025 | 00:00 WIB
Bagikan
Hati-Hati, Kortisol Berlebih Bisa Picu Lemak Perut dan Gangguan Tidur
VISI.NEWS | BANDUNG - Kortisol dikenal sebagai hormon utama yang berperan dalam respons stres, metabolisme energi, dan kekebalan tubuh. Namun, ketika kadar kortisol dalam tubuh terlalu tinggi dan berlangsung lama, hal ini dapat memicu berbagai gangguan kesehatan, baik fisik maupun mental. Dikutip dari Times of India dan Healthline, berikut sejumlah tanda umum yang bisa menunjukkan kadar kortisol dalam tubuh berlebihan:

1. Lemak Menumpuk di Perut dan Wajah

Salah satu gejala paling mencolok adalah penambahan berat badan di bagian tengah tubuh dan wajah, meski lengan serta kaki tetap terlihat ramping.

2. Wajah Bengkak dan Membulat

Retensi cairan akibat kortisol tinggi membuat wajah terlihat lebih bundar, terutama dengan pembengkakan di sekitar mata.

3. Jerawat dan Masalah Kulit

Kelebihan kortisol dapat merangsang produksi minyak berlebih, menyumbat pori-pori, dan menyebabkan jerawat. Kulit pun cenderung lebih tipis, mudah memar, dan muncul pigmentasi gelap di area tertentu seperti leher atau ketiak.

4. Rambut Rontok

Hormon stres ini juga berdampak pada siklus pertumbuhan rambut, terutama di area puncak kepala, sehingga rambut rontok makin parah.

5. Kelelahan dan Lemah Otot

Kortisol yang terlalu tinggi dapat menguraikan massa otot, menimbulkan kelelahan kronis bahkan saat tubuh cukup istirahat.

6. Gangguan Tidur dan Fokus

Saat hormon kortisol tetap tinggi di malam hari, tidur menjadi tidak nyenyak dan konsentrasi terganggu. Dalam jangka panjang, bisa memengaruhi fungsi kognitif.

7. Sakit Kepala dan Mood Swing

Kortisol turut meningkatkan tekanan darah yang bisa memicu sakit kepala. Selain itu, gejala emosional seperti mudah marah, cemas, hingga depresi juga bisa muncul.

8. Daya Tahan Tubuh Menurun

Terlalu banyak kortisol melemahkan sistem imun, membuat tubuh lebih rentan terhadap infeksi dan memperlambat penyembuhan luka. Keseimbangan kortisol sangat penting bagi kesehatan. Jika mengalami beberapa gejala di atas secara terus-menerus, konsultasi ke dokter menjadi langkah yang bijak untuk memulihkan keseimbangan hormon dan mencegah komplikasi lebih lanjut. @ffr

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.