Hasil Survei Terbaru Pasca Debat Terakhir Capres 2024: Prabowo Unggul Jauh

ED
Selasa, 6 Februari 2024 | 06:53 WIB
Bagikan
Hasil Survei Terbaru Pasca Debat Terakhir Capres 2024: Prabowo Unggul Jauh

VISI.NEWS | JAKARTA - Debat terakhir capres 2024 yang digelar pada Minggu (4/2/2024) telah menjadi sorotan publik. Tiga pasangan calon presiden dan wakil presiden, yaitu Anies Baswedan-Sandiaga Uno, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, dan Ganjar Pranowo-Mahfud MD, saling beradu argumen dan gagasan mengenai isu-isu kesejahteraan sosial, kebudayaan, pendidikan, teknologi informasi, kesehatan, ketenagakerjaan, sumber daya manusia, dan inklusi.

Setelah debat tersebut, beberapa lembaga survei dan media asing merilis hasil jajak pendapat terbaru mereka mengenai elektabilitas capres 2024. Hasilnya, Prabowo-Gibran unggul jauh dari dua rivalnya, Anies-Sandi dan Ganjar-Mahfud.

Salah satu media asing yang mengabarkan hasil survei terbaru adalah The Economist, yang berbasis di Inggris. Dalam laman resminya, The Economist merilis persentase raihan jejak pendapat terbaru dari ketiga paslon capres 2024. Data tersebut terakhir diperbarui pada 5 Februari 2024.

Berdasarkan data The Economist, Prabowo-Gibran memperoleh angka persentase 53 persen, jauh meninggalkan Anies-Sandi yang hanya mendapat 20 persen, dan Ganjar-Mahfud yang meraih 19 persen. Prabowo-Gibran bahkan melebihi batas persentase putaran pertama pilpres, yang sebesar 50 persen plus satu suara.

Hasil survei The Economist ini sejalan dengan hasil survei yang dilakukan oleh lembaga survei nasional, seperti Indikator Politik Indonesia, Lembaga Survei Indonesia, dan Charta Politika. Ketiga lembaga survei tersebut juga menunjukkan bahwa Prabowo-Gibran unggul di atas 50 persen, sementara Anies-Sandi dan Ganjar-Mahfud berada di bawah 25 persen.

Para analis politik menilai bahwa kemenangan Prabowo-Gibran dalam debat terakhir capres 2024 menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi hasil survei tersebut. Prabowo-Gibran dinilai berhasil menampilkan performa yang meyakinkan, tegas, dan berwibawa, serta mampu menyampaikan visi misi dan program yang konkret dan solutif.

Selain itu, faktor lain yang berpengaruh adalah dukungan dari partai-partai politik, tokoh-tokoh nasional, dan organisasi-organisasi kemasyarakatan yang berada di belakang Prabowo-Gibran. Prabowo-Gibran juga dinilai mampu menarik simpati dari berbagai kalangan, mulai dari kaum muda, perempuan, hingga daerah-daerah tertinggal.

Sementara itu, Anies-Sandi dan Ganjar-Mahfud dinilai kurang maksimal dalam memanfaatkan momentum debat terakhir capres 2024. Anies-Sandi dianggap terlalu defensif dan mengulang-ulang isu-isu yang sudah basi, seperti kasus dana haji dan korupsi. Ganjar-Mahfud juga dianggap gagal menunjukkan keunggulan mereka sebagai petahana dan terjebak dalam serangan-serangan dari Prabowo-Gibran.

Meski demikian, hasil survei ini belum tentu mencerminkan hasil akhir pilpres 2024, yang akan digelar pada 14 Februari 2024. Masih ada kemungkinan perubahan preferensi pemilih, terutama dari golongan undecided voters atau pemilih yang belum menentukan pilihan. Oleh karena itu, para capres dan tim suksesnya harus terus berupaya untuk memenangkan hati rakyat Indonesia.

@mh

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.