Hasil Quick Count Pemilu 2024: PDIP Masih Teratas, Gerindra dan Golkar Bersaing Ketat
VISI.NEWS | JAKARTA - Pemilu 2024 yang digelar pada Rabu (14/2/2024) telah berakhir. Sejumlah lembaga survei telah merilis hasil quick count atau hitung cepat perolehan suara partai politik yang berkontestasi di pemilihan legislatif (pileg) 2024. Hasil quick count menunjukkan bahwa Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) masih memimpin dengan raihan suara tertinggi, disusul oleh Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) dan Partai Golongan Karya (Golkar) yang bersaing ketat.
Berdasarkan data yang dihimpun dari empat lembaga survei, yaitu Lembaga Survei Indonesia (LSI), Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC), Litbang Kompas, dan B-Universe, berikut ini adalah rata-rata perolehan suara partai politik hingga pukul 20.00 WIB:
- PDIP: 23,66%
- Gerindra: 12,26%
- Golkar: 12,09%
- Nasdem: 9,93%
- PKB: 7,18%
- PKS: 6,95%
- PAN: 6,90%
- Demokrat: 5,36%
- PPP: 4,36%
- PSI: 2,90%
- Perindo: 2,18%
- Hanura: 1,80%
- PBB: 1,44%
- Garuda: 0,90%
- Gelora: 0,72%
- PKN: 0,54%
- Ummat: 0,36%
- Buruh: 0,18%
Hasil quick count ini belum bersifat final dan belum mengikat, karena yang berhak menetapkan hasil resmi pemilu adalah Komisi Pemilihan Umum (KPU). Namun, hasil quick count ini dapat memberikan gambaran awal tentang preferensi pemilih dan perolehan kursi partai politik di parlemen.
Dari hasil quick count ini, dapat dilihat bahwa PDIP masih menjadi partai pemenang dengan perolehan suara tertinggi, meskipun mengalami penurunan dibandingkan dengan pemilu 2019 yang mencapai 27,05%. PDIP juga masih unggul jauh dari partai-partai lain yang bersaing di bawahnya.
Gerindra dan Golkar menjadi dua partai yang bersaing ketat untuk merebut posisi kedua. Kedua partai ini memiliki perolehan suara yang hampir sama, dengan selisih tipis di bawah 1%. Gerindra mengalami kenaikan suara dibandingkan dengan pemilu 2019 yang hanya 12,57%, sedangkan Golkar mengalami penurunan suara dibandingkan dengan pemilu 2019 yang mencapai 12,31%.
Nasdem menjadi partai yang mengejutkan dengan perolehan suara yang cukup tinggi, yaitu 9,93%. Partai ini mengalami lonjakan suara yang signifikan dibandingkan dengan pemilu 2019 yang hanya 9,05%. Nasdem berhasil menyalip PKB dan PKS yang sebelumnya berada di posisi keempat dan kelima.
PKB dan PKS menjadi dua partai yang mengalami penurunan suara paling drastis dibandingkan dengan pemilu 2019. PKB turun dari 9,69% menjadi 7,18%, sedangkan PKS turun dari 8,21% menjadi 6,95%. Kedua partai ini tergeser ke posisi keenam dan ketujuh oleh Nasdem.
PAN menjadi partai yang stabil dengan perolehan suara yang hampir sama dengan pemilu 2019, yaitu 6,90%. Partai ini berada di posisi kedelapan, diikuti oleh Demokrat yang mengalami penurunan suara dari 7,77% menjadi 5,36%. PPP menjadi partai terakhir yang lolos ambang batas parlemen (parliamentary threshold) 4%, dengan perolehan suara 4,36%.
Sementara itu, delapan partai baru yang ikut berkontestasi di pemilu 2024 gagal lolos parliamentary threshold. Partai-partai ini adalah PSI, Perindo, Hanura, PBB, Garuda, Gelora, PKN, Ummat, dan Buruh. Partai-partai ini hanya mendapatkan suara di bawah 4%, bahkan ada yang di bawah 1%.
Hasil quick count ini masih dapat berubah seiring dengan masuknya data dari lebih banyak tempat pemungutan suara (TPS). KPU akan mengumumkan hasil resmi pemilu 2024 paling lambat 35 hari setelah hari pemungutan suara, yaitu pada 21 Maret 2024.
@mh
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!