Harris Turino: Sistem Ekspor CPO di Belawan Perlu Pengawasan Maksimal
Ia mengapresiasi fasilitas dan peralatan yang dimiliki Pelindo di Belawan yang dinilai sudah cukup modern untuk mendukung mobilisasi dan pengawasan kontainer.
“Kita lihat peralatannya sudah cukup canggih untuk mendukung pergerakan kontainer. Ini modal penting untuk memperkuat pengawasan,” tambahnya.
Dalam kunjungan tersebut, Harris juga menyoroti aspek infrastruktur pelabuhan, khususnya kedalaman dermaga. Saat ini, kedalaman Pelabuhan Belawan berada di kisaran 14 meter.
“Kedalaman 14 meter ini sebenarnya sudah cukup. Tapi kalau bisa ditingkatkan sampai di atas 18 meter, maka kapal-kapal besar bisa langsung sandar. Ini tentu akan meningkatkan daya saing pelabuhan,” jelasnya.
Menurutnya, peningkatan kedalaman pelabuhan akan berdampak langsung pada efisiensi logistik nasional serta memperkuat posisi Belawan sebagai hub ekspor-impor strategis di kawasan barat Indonesia.
Di akhir kunjungan, Harris menegaskan komitmen Komisi XI DPR RI untuk terus melakukan pengawasan terhadap pengelolaan kepabeanan, penerimaan negara, serta sistem logistik nasional.
“Kami ingin memastikan ekspor dan impor berjalan efisien, penerimaan negara aman, dan pengawasan benar-benar efektif. Pelabuhan Belawan ini sangat strategis, jadi pengawasannya tidak boleh longgar,” pungkasnya. @givary
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!