Hari Pertama Padat Karya, 40 Warga Rancasari Bersihkan Drainase
"Alhamdulillah lancar. Mereka antusias dan bersyukur. Semua BLT disalurkan di satu titik lokasi kantor pos," lanjutnya.
Lalu, program untuk mengefektifkan UMKM melalui Pasar Murah. Selain menjual bahan pokok yang harganya di bawah pasaran, masyarakat juga disediakan stan untuk berjualan produk UMKM.
"Alhamdulillah masyarakat memiliki daya beli yang tinggi karena memang harganya sedikit di bawah harga pasar dan toko ritel," paparnya.
Ia berharap, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung bisa menjamin stok barang yang ada, sehingga tidak terjadi lagi kenaikan harga barang secara signifikan.
Salah satu peserta Padat Karya ialah Abdul Qodir, warga RW 03 Mekar Jaya. Sehari-hari ia bekerja sebagai pencari barang rongsokan di kompleks perumahan.
"Biasanya suka dipanggil juga, disuruh bersih-bersih rumah di kompleks," tutur Qodir.
Sebelum pandemi Covid-19, ia biasa berjualan ikan mas keliling. Namun, sejak pandemi usahanya sangat terdampak.
"Kalau dulu dapat Rp20.000-Rp25.000 sehari. Sekarang mah susah," ungkapnya.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!