Harapkan Aksi Iklim Lebih Cepat dan Konkret, 2 Peneliti Indonesia Duduki Posisi Penting di IPCC
Terkait penyelenggaraan KTT iklim COP 28 di Dubai tahun ini, Joni berharap terdapat komitmen dari negara maju dalam melakukan pendanaan terhadap kerusakan (lost) dan kehancuran (damage). Ini sebagai tindak lanjut dari COP 27 di Mesir tahun lalu untuk melindungi negara-negara rentan dari ancaman perubahan iklim.
“Komitmen pada COP tahun ini seharusnya bisa lebih ambisius lagi. Sekarang, seluruh Eropa dan negara-negara tertentu sedang mengalami gelombang panas, bahkan hingga 50 derajat Celcius. Indonesia juga harus pastikan tidak ada kebakaran hutan di pada Agustus hingga September tahun ini, sebelum memasuki musim hujan. Isu terkait pemanasan global semakin menguat, sehingga kita harus sama-sama mengawal agar kebakaran hutan bisa dihindari. Indonesia harus bisa memainkan peranan penting untuk turut serta menangani krisis iklim,” pungkasnya.
@uli
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!