Hak Angket Terus Bergulir, Ini Tanggapan Anies, Surya Paloh, Adian, Cak Imin, hingga Aboebakar
Muhaimin Iskandar (Cak Imin): Calon wakil presiden nomor urut 1 Muhaimin Iskandar mengapresiasi usulan hak angket dari Ganjar. Muhaimin mengatakan bahwa hak angket merupakan salah satu mekanisme demokrasi yang dapat digunakan untuk menyelesaikan permasalahan pemilu secara konstitusional. Muhaimin juga mengimbau agar semua pihak menghormati proses hukum yang sedang berjalan. "Kami menghargai usulan hak angket, tapi kami juga menghormati proses hukum di MK. Kami percaya MK akan memutuskan sesuai fakta dan keadilan," kata Muhaimin.
Aboebakar (Sekjen PKS): Menilai bahwa hak angket lebih baik daripada mengajukan sengketa ke Mahkamah Konstitusi (MK), karena di MK ada hakim yang merupakan paman dari calon wakil presiden nomor urut 2, Gibran Rakabuming Raka. "Angket ini bagus, daripada kita ke MK, ada pamannya. Lebih baik kita ke angket, cantik," kata Aboebakar dalam konferensi pers bersama Sekjen Nasdem dan Sekjen PKB di Nasdem Tower, Jakarta Pusat, pada Kamis (22/2/2024).
Aboebakar juga mengatakan bahwa PKS bersama Nasdem dan PKB, yang merupakan partai pengusung pasangan calon presiden nomor urut 1, Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar, siap mendukung hak angket yang diusulkan oleh calon presiden nomor urut 3, Ganjar Pranowo, yang diusung oleh PDIP dan PPP. Namun, Aboebakar menegaskan bahwa PKS tidak akan menjadi inisiator hak angket, melainkan menunggu langkah dari PDIP. "Kami menunggu PDIP soal hak angket ini. Kami sangat mendukung, sangat senang. Kalau ada yang melangkah begitu kami ada di belakangnya, kami akan mengawal," ujar Aboebakar.
@mh
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!