Habis Olahraga, Minum Ini!
VISI.NEWS | BANDUNG -Â Usai berolahraga, banyak orang langsung memilih air dingin, minuman isotonik, atau kopi untuk memulihkan tenaga. Padahal, sejumlah minuman herbal justru dinilai lebih baik untuk membantu tubuh pulih alami, mengembalikan cairan, meredakan peradangan otot, hingga menjaga metabolisme tetap stabil setelah aktivitas fisik.
Pakar kebugaran dan nutrisi menyebut fase pemulihan setelah olahraga sama pentingnya dengan latihan itu sendiri. Saat tubuh kehilangan cairan, elektrolit, dan energi, asupan yang tepat berperan mempercepat recovery. Di sinilah minuman herbal mulai dilirik karena tak hanya menyegarkan, tetapi juga membawa manfaat fungsional.
Salah satu yang banyak direkomendasikan adalah Jahe hangat. Jahe dikenal memiliki sifat antiinflamasi alami yang membantu mengurangi pegal otot setelah latihan intens. Selain itu, jahe juga mendukung sirkulasi darah dan membantu tubuh terasa lebih rileks usai berolahraga. Banyak orang mengonsumsinya dalam bentuk wedang jahe atau campuran jahe dengan madu.
Pilihan lain yang populer adalah air rebusan Kunyit atau jamu kunyit asam. Kandungan kurkumin pada kunyit dikenal luas memiliki efek antioksidan dan antiinflamasi yang baik untuk membantu pemulihan otot. Setelah aktivitas berat seperti lari, bersepeda, atau gym, minuman ini kerap dipilih untuk membantu meredakan nyeri dan menjaga daya tahan tubuh.
Untuk mengganti cairan dan elektrolit alami, air Kelapa muda tetap menjadi salah satu favorit. Kaya kalium, magnesium, dan elektrolit alami, air kelapa membantu rehidrasi tubuh tanpa tambahan gula berlebih seperti banyak minuman kemasan. Ini sangat baik diminum setelah olahraga di cuaca panas atau latihan yang memicu banyak keringat.
Teh herbal seperti Chamomile atau teh peppermint juga mulai banyak dipilih sebagai minuman recovery. Chamomile membantu relaksasi tubuh, sementara peppermint memberi sensasi segar sekaligus mendukung pencernaan, terutama bila olahraga dilakukan setelah makan ringan.
Ada pula minuman tradisional seperti wedang secang, serai hangat, atau infused water lemon dan madu yang dinilai baik membantu hidrasi sekaligus memberi efek menyegarkan. Lemon dengan madu, misalnya, sering dipilih untuk membantu mengembalikan energi ringan dan memberi asupan vitamin C.
Meski demikian, pakar mengingatkan pemilihan minuman pasca olahraga perlu menyesuaikan intensitas latihan. Untuk olahraga ringan hingga sedang, air putih dan minuman herbal umumnya cukup membantu pemulihan. Namun untuk latihan berat atau durasi panjang, tubuh juga membutuhkan penggantian elektrolit dan asupan protein atau karbohidrat yang memadai.
Yang juga perlu dihindari adalah langsung mengonsumsi minuman tinggi gula atau berkafein berlebihan setelah olahraga, karena justru bisa mengganggu hidrasi. Banyak orang mengira minuman manis cepat memulihkan energi, padahal efek lonjakan gula bisa sementara dan kurang ideal untuk recovery jangka panjang.
Tren kembali ke minuman herbal ini dinilai sejalan dengan meningkatnya kesadaran hidup sehat. Selain lebih alami, banyak bahan herbal mudah ditemukan di dapur rumah dan telah lama digunakan dalam tradisi kesehatan Nusantara.
Jadi setelah olahraga, bukan hanya soal minum apa yang segar—tetapi apa yang membantu tubuh pulih lebih baik. Dari jahe, kunyit, hingga air kelapa, pilihan herbal bisa jadi “senjata rahasia” recovery. Karena kadang, pemulihan terbaik justru datang dari racikan sederhana yang selama ini dekat di rumah.
@uli
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!