Harga Emas Antam Hari Ini Rp2,768 Juta per Gram 25 Aug 2026 Daftar Harga BBM Pertamina Hari Ini 25 Agustus 2026 25 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Selasa 25 Agustus 2026 25 Aug 2026 Peringati Hari Pramuka ke-65, KDS Perkuat Semangat Pengabdian Generasi Muda 25 Aug 2026 122 Ribu Liter Air Bersih Disalurkan ke Warga Terdampak Kekeringan di Sukabumi 25 Aug 2026 12.517 Jiwa di Kota Sukabumi Terdampak Kesulitan Air Bersih 25 Aug 2026 5G-A Dukung Robot Humanoid Bertanding di Beijing 25 Aug 2026 BPBD Kota Sukabumi Catat Empat Kejadian Kebakaran Lahan Selama Agustus 25 Aug 2026 ECOVACS Bawa Robot Rumah Pintar ke Singapore Pop Toy Show 2026 25 Aug 2026 Konser Masih Jadi Primadona, Warga Hong Kong Makin Gemar Beli Tiket Mendadak 25 Aug 2026 Harga Emas Antam Hari Ini Rp2,768 Juta per Gram 25 Aug 2026 Daftar Harga BBM Pertamina Hari Ini 25 Agustus 2026 25 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Selasa 25 Agustus 2026 25 Aug 2026 Peringati Hari Pramuka ke-65, KDS Perkuat Semangat Pengabdian Generasi Muda 25 Aug 2026 122 Ribu Liter Air Bersih Disalurkan ke Warga Terdampak Kekeringan di Sukabumi 25 Aug 2026 12.517 Jiwa di Kota Sukabumi Terdampak Kesulitan Air Bersih 25 Aug 2026 5G-A Dukung Robot Humanoid Bertanding di Beijing 25 Aug 2026 BPBD Kota Sukabumi Catat Empat Kejadian Kebakaran Lahan Selama Agustus 25 Aug 2026 ECOVACS Bawa Robot Rumah Pintar ke Singapore Pop Toy Show 2026 25 Aug 2026 Konser Masih Jadi Primadona, Warga Hong Kong Makin Gemar Beli Tiket Mendadak 25 Aug 2026

Habib Syarief Desak Kemendikdasmen Usut Kasus Kematian Siswa SMP N 1 Geyer

Desi Rossilawati
Selasa, 14 Oktober 2025 | 21:49 WIB
Bagikan
Habib Syarief Desak Kemendikdasmen Usut Kasus Kematian Siswa SMP N 1 Geyer

VISI.NEWS | JAKARTA - Anggota Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat, Habib Syarief, mendesak Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengusut kasus kematian Angga Bagus Perwira, seorang siswa SMP N 1 Geyer, Grobogan, Jawa Tengah. Angga diduga kehilangan nyawa akibat mengalami perundungan di lingkungan sekolah.

Habib Syarief mengatakan kasus ini menjadi duka bagi bangsa Indonesia.

"Kasus ini harus diinvestigasi secara menyeluruh dan transparan tanpa ada yang ditutup-ditutupi," kata Habib dalam keterangan tertulis yang diterima, Selasa (14/10/2025).

Politikus Partai Kebangkitan Bangsa itu mengatakan, seharusnya sekolah menjadi tempat aman yang bebas dari segala kekerasan maupun perundungan. Namun, dengan adanya kejadian ini, Habib menganggap sekolah gagal melindungi Angga dari praktik perundungan.

Menurut dia, pihak sekolah turut bertanggung jawab atas kematian Angga yang merupakan masi duduk di bangku kelas VII.

"Siapa pun yang terlibat atau membiarkan, harus diberi sanksi. Kepala sekolah juga harus bertanggung jawab karena gagal menciptakan lingkungan sekolah yang aman," tutur dia.

Habib menekankan, seluruh pihak di sekolah harus berkomitmen untuk menghapus praktik perundungan. Termasuk guru dan kepala sekolah yang harus jeli mengawasi perilaku siswa. Ia menyesalkan kejadian ini luput dari pengawasan.

"Guru dan kepala sekolah seharusnya mengetahui jika ada masalah yang dialami siswa. Jangan menutup mata seolah baik-baik saja, padahal ada anak yang menjadi korban," tuturnya.

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.