H Usep Mulyana, Buruh Pabrik yang Berhasil Menguliahkan Dua Anaknya di Kedokteran
Ketika disampaikan ke sang anak untuk memilih ke fakultas lain, ternyata anaknya marah dan diam seribu bahasa. Ia mengeram diri di kamar. "Ternyata, diamnya anak saya itu positif juga. Ia banyak membaca buku di kamarnya," katanya.
Akhirnya, Usep dan istrinya mengalah. Bismillah, akhirnya semua aset yang masih berharga dijual, dan terkumpul Rp. 7 kita. "Waduh, masih jauh, baru 10 persennya," ucapnya.
Usep pun akhirnya mencoba bicara ke pimpinan di pabriknya. Ternyata suport pimpinannya itu. "Saat itu saya mendapat uang gaji Rp. 5 juta, THR Rp. 5 juta dan pimpinan saya membantu Rp. 10 juta. Terkumpul Rp. 20 juta, dan dengan uang yang ada di rumah jadi Rp 27 juta. Duh, masih belum 50 persennya," kata pria yang tahun 2021 lalu dipercaya menjadi Ketua Pimpinan Cabang Federasi Serikat Pekerja Kimia, Energi dan Pertambangan Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (PC FSP KEP SPSI) Kabupaten Bandung ini.
Pulang ke rumah, setelah hanya didapat uang sebesar itu, Usep dan istrinya hampir setiap hari mengumpulkan sedikit-sedikit barang berharga. "Ternyata masih ada pecahan-pecahan perhiasan yang nyaris bubuk. Itu dikumpul-kumpul, kemudian saya panggil pedagang kamasan keliling. Alhamdulillah, makin mendekati nilai uang yang dibutuhkan, dan saat batas waktu pembayaran akhirnya cukup," katanya.
Usep menyebutkan, anak yang keduanya itu sekarang sudah semester 5, dan ingin segera menyelesaikan kuliah kedokterannya. "Insya Allah, tidak lama lagi anak saya yang kedua beres, dan mudah-mudahan bisa lancar sampai diwisuda," ungkapnya.
Anak ketiganya, Putri Haysfaa Hajimah, masih kelas 4 SD, masih ada cukup waktu kalau ingin menyusul seperti kedua kakaknya. Usep berharap, kedua kakaknya nanti, sudah bisa membantu kalau si bungsu ini ingin juga menyusul seperti kedua kakaknya itu.@m. purnama alam
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!