"Cahaya Hati" Debut, Warnai Pagelaran Sabang Merauke 2026 5 Aug 2026 Kades Rancaekek Kulon Buka Suara soal Polemik PTSL Rp.400 Ribu per Pemohon 5 Aug 2026 Koalisi Pecinta Satwa Desak RI Hentikan Ekspor Monyet Ekor Panjang 5 Aug 2026 Thailand Kian Dekat ke Semifinal, Myanmar Pesta Tujuh Gol di ASEAN Hyundai Cup 2026 5 Aug 2026 MORROW Buka Pusat Kesehatan Preventif Terbesar di Singapura 5 Aug 2026 BOI Thailand Genap 60 Tahun, Investasi Asing Tembus Rekor Baru 5 Aug 2026 Ahli Gizi Ungkap Pilihan Sarapan yang Bantu Tingkatkan Energi Tubuh 5 Aug 2026 Ekspedisi 22 Hari Ungkap Keanekaragaman Laut Dalam di Samudra Hindia 5 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia vs Singapura, Penentu Tiket Semifinal AFF 2026 5 Aug 2026 Kesal Dimarahi Orang Tua, Pemuda di Bandung Bakar Rumah, Tiga Bangunan Hangus 5 Aug 2026 "Cahaya Hati" Debut, Warnai Pagelaran Sabang Merauke 2026 5 Aug 2026 Kades Rancaekek Kulon Buka Suara soal Polemik PTSL Rp.400 Ribu per Pemohon 5 Aug 2026 Koalisi Pecinta Satwa Desak RI Hentikan Ekspor Monyet Ekor Panjang 5 Aug 2026 Thailand Kian Dekat ke Semifinal, Myanmar Pesta Tujuh Gol di ASEAN Hyundai Cup 2026 5 Aug 2026 MORROW Buka Pusat Kesehatan Preventif Terbesar di Singapura 5 Aug 2026 BOI Thailand Genap 60 Tahun, Investasi Asing Tembus Rekor Baru 5 Aug 2026 Ahli Gizi Ungkap Pilihan Sarapan yang Bantu Tingkatkan Energi Tubuh 5 Aug 2026 Ekspedisi 22 Hari Ungkap Keanekaragaman Laut Dalam di Samudra Hindia 5 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia vs Singapura, Penentu Tiket Semifinal AFF 2026 5 Aug 2026 Kesal Dimarahi Orang Tua, Pemuda di Bandung Bakar Rumah, Tiga Bangunan Hangus 5 Aug 2026

Guru Australia Paksa Siswa Lihat Kartun Nabi Muhammad

ED
Senin, 14 November 2022 | 08:48 WIB
Bagikan
Guru Australia Paksa Siswa Lihat Kartun Nabi Muhammad

VISI.NEWS | MELBOURNE - Seorang siswa Muslim merasa trauma di sekolahnya di Melbourne, Australia, ketika gurunya memaksa kelasnya untuk menonton video yang menghina Nabi Muhammad.

Selain itu sang guru itu juga berulang-ulang mengatakan "bahwa Muslim membunuh orang yang menggambar kartun ini."

Sara Ammar, seorang siswa Australia kelas 11 Pakistan mengatakan kepada Anadolu Agency (AA) apa yang dia alami di kelas pada hari itu ketika gurunya memaksa mereka untuk menonton gambar yang menghina Nabi Muhammad.

Ammar, 16, mengatakan bahwa ketika dia memasuki kelas media pada 14 Oktober, dia mengira kelas akan berjalan seperti biasa, tetapi pada jam kedua, kursus berubah.

"Guru saya mengajar pelajaran dulu. Kemudian dia memproyeksikan kartun ini di layar dan berkata, 'Ini Nabi Muhammad,'" kata Ammar.

Dia mengungkapkan bahwa dia terganggu dengan melihat gambar-gambar menghina yang diterbitkan di majalah Charlie Hebdo.

Ammar mengatakan bahwa dia ingin meninggalkan kelas, tetapi gurunya membiarkan permintaan ini tidak dijawab.

"(Guru saya) terus mengatakan bahwa Muslim membunuh orang yang menggambar kartun ini. Dia membicarakannya sepanjang waktu. Saya tidak bisa tinggal di kelas."

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.