Ground Breaking Pasar Banjaran, Bupati: Ini Bukan Swastanisasi!

ED
Selasa, 15 Agustus 2023 | 14:54 WIB
Bagikan
Ground Breaking Pasar Banjaran, Bupati: Ini Bukan Swastanisasi!

"Terakhir saya berharap, melalui pembangunan Pasar Sehat Banjaran ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, sehingga diharapkan akan tercipta kondisi pasar yang nyaman sebagai tempat berinteraksi antara penjual dan pembeli sekaligus dapat mendorong peningkatan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat secara signifikan," ungkapnya.

*Hynterland Provinsi Jabar*

Lebih lanjut bupati mengatakan, Kabupaten Bandung merupakan hynterland bagi Provinsi Jawa Barat (Jabar) sehingga perkembangan pembangunan yang dilakukan di wilayah Kabupaten Bandung akan berdampak cukup signifikan terhadap perkembangan Provinsi Jawa Barat.

"Oleh karena itu, pemerintah Kabupaten Bandung terus melakukan upaya mengembangkan potensi yang ada, mulai dari sektor pertanian, peternakan, perikanan, perkebunan, perindustrian, perdagangan, parawisata dan sektor-sektor lainnya. Diantara sekian banyak sektor yang menduduki peringkat dua teratas yaitu sektor perindustrian dan sektor perdagangan, " katanya.

Pengembangan sektor perdagangan, baik dalam skala lokal, regional, nasional maupun internasional, kata bupati, dengan model transaksi yang dilakukan secara konvensional, modern maupun dengan memanfaatkan teknologi informasi atau penjualan secara on-line dalam bentuk e- commerse.

"Perlu saya sampaikan pula bahwa pemerintah daerah sangat konsen untuk mengembangkan para pelaku usaha mikro dan kecil, dengan tidak melupakan pengembangan usaha menengah dan besar. adapun sektor usaha perdagangan mikro-kecil yang sangat dominan adalah perdagangan yang dilakukan di pasar tradisional atau pasar rakyat," jelasnya.

Pasar rakyat, kata pria yang biasa disapa Kang DS ini, merupakan tempat bertemunya para pembeli dan penjual yang berinteraksi secara langsung serta menyediakan barang kebutuhan pokok dan barang penting lainnya yang senantiasa dibutuhkan setiap saat oleh warga masyarakat. dalam bertransaksi sangat dirasakan adanya unsur silaturahmi dengan mengedepankan ciri khas yang paling utama yaitu tawar-menawar harga, sehingga setiap pembeli dan penjual mendapat kesepakatan.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.