Good Bards Kolaborasi dengan Digital Center Group untuk Perluas Kehadiran AI Marketing di Indonesia
VISI.NEWS | BANDUNG - Good Bards, perusahaan teknologi yang mengkhususkan diri dalam marketing berbasis AI (MarTech), telah menjalin kerjasama strategis dengan Digital Center Group untuk memperluas kehadiran AI Marketing Platform di pasar Indonesia. Kolaborasi ini bertujuan untuk membantu bisnis di berbagai industri di Indonesia dalam mengembangkan strategi pemasarannya melalui teknologi AI yang canggih.
Perjanjian kerjasama ini direncanakan berlangsung selama empat tahun, dengan Digital Center Group berperan sebagai mitra teknologi yang akan menangani UI/UX, web, dan sistem backend.
Alan Ho, CEO Good Bards, dalam rilis yang diterima VISI.NEWS, Selasa (17/9/2024), mengungkapkan pentingnya kolaborasi ini bagi perkembangan perusahaan. "Sejak peluncuran MVP kami, sangat jelas bahwa kami perlu membangun dan mengembangkan platform kami dengan cepat dan berkualitas. Namun, menemukan talenta yang tepat merupakan tantangan tersendiri dan ternyata tidak mudah," kata Alan.
Good Bards telah menjelajahi berbagai negara di Asia dan Afrika untuk mencari sumber daya manusia di bidang IT, dan menemukan bahwa Digital Center Group adalah mitra yang tepat untuk membantu mereka.
Digital Center Group, dengan pengalaman panjang dalam menangani berbagai proyek IT di Indonesia dan negara-negara lain seperti Korea Selatan, Afrika Selatan, Malaysia, dan Singapura, akan mendukung pengembangan teknologi SaaS Marketing AI serta bertindak sebagai reseller bagi Good Bards di Indonesia.
Brenda Regina Hansen, Presiden Direktur Digital Center Group, menjelaskan bahwa pasar MarTech Indonesia, terutama di sektor e-commerce, travel, dan jasa keuangan, sedang berkembang pesat dan membutuhkan solusi marketing berbasis AI.
"Kami sangat semangat bermitra dengan Good Bards, karena solusi ini akan membawa inovasi baru dalam marketing untuk perusahaan-perusahaan di Indonesia. Dengan memanfaatkan teknologi AI dan strategi MarTech seperti Social Media Marketing, Personalization, dan Marketing Automation, kami yakin banyak perusahaan akan merasakan dampak signifikan terhadap pertumbuhan revenue dan efisiensi pengeluaran di bidang marketing," ujar Brenda.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!