Golkar, Ahmad : Partai Ideologi Kebangsaan Yang Jelas, Penuh Toleransi Untuk Semua Golongan
"Menurut Dirk, para politisi memilih untuk masuk Golkar karena infrastruktur partai memberikan mereka kesempatan luas untuk berkembang dalam dunia politik," sambungnya.
Jadi, penelitian tersebut terbukti dengan persentase anggota partai Golkar yang multigolongan, bahkan sebelumnya pernah berkiprah di partai lain, partai ini tidak segan menerima segala kalangan untuk bergabung.
"Contoh, Yuddy Chrisnandi, kader Golkar yang pernah hengkang dan bergabung ke Partai Hanura, kini kembali menjadi anggota Golkar dan diterima sepenuh hati," ujar Ahmad.
Kemudian Wanda Hamidah, kader partai Golkar yang resmi bergabung per Juli 2022 ini, sebelumnya tercatat sebagai kader Partai Nasional Demokrat (Nasdem).
"Golkar terbuka untuk golongan lain, sebut saja, Albert Liongadi, pengusaha warung kopi keturunan Tionghoa yang tergabung sejak 1974 dan telah melewati segala dinamika politik bersama Golkar," jelasnya.
Terakhir, Golkar merupakan rumah dan tempat yang nyaman baginya untuk menyalurkan aspirasi, jadi tdak merasa khawatir saat bergabung bersama Golkar karena ideologi kebangsaan partai yang jelas.
"Tentunya penuh toleransi untuk semua golongan," pungkasnya. @eko
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!