Gibran Bersama Mangkunegoro X dan Putera Mahkota Keraton Ikut Solo Menari
Solo Menari setiap tahun digelar Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Pemkot Solo, pada puncak peringatan World Dance Day, dengan tarian massal yang melibatkan banyak peserta. Sebelum pandemi Covid - 19, peserta yang memeriahkan pagelaran Solo Menari selain para seniman tari profesional, seperti pemain Wayang Orang Sriwedari dan RRI, juga anggota sanggar-sanggar tari maupun para siswa sekolah dari SD sampai SMA. Pada pagelaran Solo Menari 2022, pesertanya hanya berasal dari pemain wayang orang Sriwedari dan RRI, ditambah sejumlah anggota sanggar tari, seperti Komunitas SBG, Sanggar Semarak Candrakirana, Sanggar Gedhong Kuning, Matrataya, Andanu Jumantoro, Metta Budaya, Soeryo Soemirat dan lain-lain.
Berbeda dengan pagelaran sebelum pandemi dengan tarian secara serempak di jalan protokol Slamet Riyadi, pada pagelaran Banjaran Parikesit dengan 5 venue di sepanjang koridor Jl. Slamet Riyadi dan Jl. Jend. Sudirman, pementasan satu venue dengan yang lain akan dilaksanakan sambung menyambung, dari venue satu ke venue berikut dihubungkan dengan kirab peserta. Puncaknya, Wali Kota Solo, Menteri Pariwisata, KGPAA Mangkunegoro X dan KGP Anom Purubaya juga ikut kirab dengan menunggang kuda dan kereta kencana.@tok
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!