Gibran Bersama Mangkunegoro X dan Putera Mahkota Keraton Ikut Solo Menari

ED
Jumat, 29 April 2022 | 05:26 WIB
Bagikan
Gibran Bersama Mangkunegoro X dan Putera Mahkota Keraton Ikut Solo Menari

VISI.NEWS | SOLO - Sosok Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka, bersama pemegang tahta Istana Mangkunegaran, KGPAA Mangkunegoro X dan putera mahkota Keraton Surakarta, Kanjeng Gusti Pangeran (KGP) Anom Purubaya, yang merupakan figur pemimpin muda di bidang masing-masing, divisualisasikan dalam pagelaran tari wayang orang "Solo Menari Banjaran Parikesit" dengan lakon "Parikesit Winisuda", pada peringatan Hari Tari Dunia atau World Dance Day, Jumat (29/4/2022).

Penanggung jawab pagelaran, Ira Kusumarasri, menjelaskan kepada wartawan di Balai Kota Solo, Kamis (28/4/2022), pementasan tari wayang orang tersebut akan berlangsung sehari dalam 5 bagian yang setiap bagian digelar di venue yang berbeda.

"Venue pertama sebagai pembukaan dilaksanakan di pelataran parkir Solo Square. Kemudian disambung ke venue 2 di halaman depan rumah dinas Wali Kota Solo "Loji Gandrung", berikutnya venue 3 di depan pasar antik Ngarsopuro, venue 4 di pelataran parkir Mc Donald dan venue 5 di halaman Balai Kota. Wali Kota Solo, Mas Gibran dengan busana wayang Parikesit sebagai tokoh utama, bersama KGPAA Mangkunegoro X dan KGP Anom Purubaya, didampingi Menteri Pariwisata, Sandiaga Uno, akan bergabung di pentas venue 5 yang merupakan puncak pagelaran sekaligus penutupan Solo Menari," katanya.

Penggarap pagelaran sekaligus sutradara pementasan, Diwasa Diranagara, di sela persiapan pagelaran di Balai Kota Solo, mengungkapkan, konsep tari wayang orang "Banjaran Parikesit" tetap menggunakan pakem wayang dan bukan berupa sendratari.

"Jadi, pagelaran ini merupakan pentas tari wayang orang dengan dialog berupa tembang. Ceritanya dibagi menjadi 5 episode, yakni episode lahirnya Parikesit di pentas venue 1, episode masa kecil Parikesit di venue 2, masa remaja Parikesit di venue 3, episode Parikesit berguru menjelang menjadi raja dan puncaknya, episode saat Pandawa menantikan kehadiran Parikesit pulang berguru dan penobatanya menjadi raja. Setiap episode juga divisualisasikan dinamika berupa konflik kepentingan dalam perjalanan Parikesit menuju tahta. Di episode 5 nanti, wali kota bersama KGPAA Mangkunegoro X dan putera mahkota Keraton Surakarta ikut dalam pementasan dengan melepas anak panah sebagai pertanda penutupan Solo Menari," jelasnya.

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.