Gesekan Politik KDM dan PDIP yang Tak Kunjung Reda
Gesekan pun merembet ke ranah nasional. Setelah Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto ditangkap KPK pada Februari 2025, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri mengeluarkan instruksi melarang kepala daerah dari PDIP mengikuti retret di Magelang. KDM, menanggapi perintah tersebut secara terbuka dan tajam.
"Kalau Bu Mega melarang, itu hak Bu Mega. Tapi kepala daerah itu tunduk pada pemerintah, bukan hanya partai," ujar KDM saat memberi pernyataan di Gedung DPRD Jawa Barat. Ia memastikan seluruh kepala daerah di Jawa Barat akan tetap mengikuti pengarahan Presiden Prabowo Subianto, terlepas dari larangan internal PDIP.
Konflik yang berulang ini mencerminkan ketegangan ideologis dan strategis antara KDM yang semakin kuat secara elektoral, dengan PDIP yang merasa terancam di wilayah yang dulu menjadi basis kekuatannya. KDM menunjukkan pengaruh politik yang besar di Jawa Barat, bahkan sanggup menaklukkan basis lawan.
Dengan Pilkada dan dinamika politik nasional yang terus bergerak, gesekan antara KDM dan PDIP tampaknya belum akan mereda dalam waktu dekat. Publik Jawa Barat kini menyaksikan bagaimana tarik ulur kekuasaan ini membentuk peta kekuatan politik yang baru, dan KDM menjadi salah satu aktor sentral dalam perubahan tersebut.
@uli
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!