Genomics & Science Dojo 3.0 Ditutup, Cetak Peneliti Indonesia Berkelas Dunia

ED
PN
Jumat, 24 Juli 2026 | 05:21 WIB
Bagikan
Genomics & Science Dojo 3.0 Ditutup, Cetak Peneliti Indonesia Berkelas Dunia

Genomics & Science Dojo 3.0. /visi.news/ist

VISI.NEWS – Program pengembangan kapasitas riset Genomics & Science Dojo 3.0 resmi mencapai tahap akhir setelah menyelenggarakan workshop intensif selama empat hari, 19–22 Juli 2026, yang ditutup melalui Dissemination Day pada 23 Juli 2026 di Jakarta. Kegiatan ini menjadi puncak dari rangkaian pembelajaran yang dirancang untuk memperkuat kapasitas peneliti Indonesia dalam menghasilkan penelitian genomik dan sains yang berkualitas, inovatif, serta mampu bersaing di tingkat internasional.

Program Genomics & Science Dojo merupakan inisiatif pengembangan kapasitas yang mengedepankan proses belajar berbasis praktik, kolaborasi, dan pendampingan intensif. Program ini didukung oleh Kedutaan Besar Inggris di Jakarta serta dipelopori oleh Summit Institute for Development, GSI Lab, dan OUCRU Indonesia sebagai upaya memperkuat ekosistem riset kesehatan di Indonesia.

Konsep "Dojo" yang diadopsi dalam program ini menggambarkan ruang belajar yang menekankan latihan berkelanjutan dalam lingkungan yang aman dan kolaboratif. Sementara itu, filosofi "Shinjitsu" atau pencarian kebenaran menjadi landasan dalam membangun pola pikir ilmiah yang kritis, objektif, dan berintegritas.

Melalui pendekatan tersebut, peserta tidak hanya dibekali kemampuan teknis dalam penelitian, tetapi juga didorong untuk menghasilkan riset yang mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Selama workshop berlangsung, para peserta mengikuti berbagai sesi penguatan kapasitas yang mencakup penyempurnaan desain penelitian, pengembangan manuskrip ilmiah, pembahasan metodologi penelitian, hingga sesi mentoring secara intensif bersama para mentor dan pakar dari berbagai disiplin ilmu.

Metode pembelajaran yang diterapkan menempatkan peserta sebagai peneliti aktif. Mereka belajar melalui praktik langsung, diskusi, evaluasi, serta kolaborasi lintas bidang guna meningkatkan kualitas penelitian yang sedang dikembangkan.

Puncak kegiatan berlangsung dalam Dissemination Day yang mempertemukan para peserta dengan akademisi, peneliti, praktisi, serta berbagai pemangku kepentingan di bidang riset kesehatan Indonesia.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.