"Gempa" Mengguncang Cingised Kota Bandung

ED
PN
Selasa, 8 September 2026 | 05:43 WIB
Bagikan
"Gempa" Mengguncang Cingised Kota Bandung

Simulasi gempa bumi di Rumah Susun Sewa Sederhana (Rusunawa) Cingised, Kelurahan Cisaranten Kulon, Kecamatan Arcamanik, Kota Bandung. /visi.news/ist

Bagi penghuni rusun, pengalaman tersebut menghadirkan gambaran tentang bagaimana keadaan dapat berubah secara tiba-tiba ketika gempa terjadi.

Dalam kondisi nyata, beberapa detik pertama setelah guncangan menjadi sangat menentukan. Warga harus mampu mengenali situasi, melindungi diri, kemudian menentukan langkah evakuasi tanpa memperburuk risiko.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Bandung, Didi Ruswandi, mengatakan simulasi tersebut dirancang untuk meningkatkan kapasitas masyarakat dalam menyelamatkan diri ketika bencana datang.

"Makin banyak warga Bandung yang punya kapasitas menyelamatkan diri, itu makin baik. Karena 95 persen orang selamat dari bencana, itu adalah kapasitas masyarakatnya," ujar Didi.

Pernyataan itu menjadi salah satu pesan utama dalam simulasi. Penanganan bencana tidak semata-mata bergantung pada petugas yang datang setelah kejadian. Dalam situasi darurat, masyarakat merupakan pihak pertama yang berada di lokasi dan harus mampu mengambil tindakan penyelamatan sebelum bantuan tiba.

Karena itu, warga Rusunawa Cingised tidak ditempatkan sekadar sebagai penonton. Mereka menjadi bagian dari latihan, mengikuti rangkaian evakuasi mandiri, memahami jalur keluar bangunan, mengenali titik kumpul, dan belajar bagaimana menghadapi kondisi darurat secara lebih terorganisasi.

Ketika skenario gempa dimulai, setiap penghuni dituntut untuk mengenali lingkungan terdekatnya. Tangga menjadi bagian penting dalam proses evakuasi. Warga diarahkan meninggalkan bangunan melalui jalur yang telah ditentukan dan berkumpul di lokasi aman.

Bagi penghuni bangunan bertingkat, pemahaman semacam ini menjadi penting. Ketika gempa terjadi, kepanikan dapat membuat seseorang mengambil keputusan yang justru meningkatkan risiko. Berlari tanpa arah, kembali mengambil barang, atau menggunakan jalur yang tidak aman dapat menghambat proses penyelamatan.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.