Gaya Hidup Investasi Masa Kini Bersama Growin’ by Mandiri Sekuritas
VISI.NEWS | JAKARTA – PT Mandiri Sekuritas (Mandiri Sekuritas/Perusahaan) baru saja sukses menyelenggarakan acara customer gathering yang interaktif bertajuk "It’s Growin’ to be a Great Day, Step Up & Grow", sebuah program literasi keuangan yang dirancang khusus untuk mengedukasi Millenials dan Gen Z tentang investasi di pasar modal Indonesia. Acara ini digelar secara offline di On3 Café Senayan, pada Sabtu, 31 Agustus 2024, dengan dihadiri oleh 60 nasabah Mandiri Sekuritas.
Acara ini menghadirkan sederet pembicara ternama, di antaranya Adrian Maulana, CFP – Public Figure & Executive VP Mandiri Sekuritas, Frisca Devi Choirina – Co-Founder NgertiSaham, Andy Sanjaya – Indonesian Stock Trader, serta penampilan spesial dari Yudha Keling – Stand-up Comedian. Dalam suasana yang santai dan penuh semangat, para pembicara berbagi wawasan mendalam mengenai berbagai strategi investasi, mulai dari pengelolaan keuangan, value and growth investing untuk investasi jangka panjang, strategi trading untuk mendapatkan keuntungan dalam jangka waktu yang lebih pendek, dan penampilan stand-up komedi dengan tema pengalaman investasi dan trading.
Menurut data terbaru dari Kustodian Sentra Efek Indonesia (KSEI), jumlah investor di pasar modal Indonesia per akhir Juli 2024 mengalami peningkatan sebesar 17% menjadi 13,34 juta investor dibandingkan periode yang sama tahun lalu, yang hanya mencapai 11,42 juta. Dari jumlah tersebut, 55,20% merupakan Gen Z, yang semakin mendominasi demografi investor di Indonesia. Di Mandiri Sekuritas sendiri, terjadi lonjakan jumlah investor individu sebesar 45% per 30 Juni 2024, dengan 72% dari mereka berasal dari kalangan Millenial dan Gen Z.
Direktur Retail Mandiri Sekuritas, Theodora Manik, menegaskan komitmen perusahaan dalam mendukung tren positif ini. "Kami melihat pertumbuhan jumlah investor individu di pasar modal Indonesia terus berlanjut, dan kami di Mandiri Sekuritas berkomitmen untuk memperkuat edukasi pasar modal bagi mereka. Dengan pemahaman yang matang, para investor dapat membuat keputusan yang lebih bijak dan terhindar dari jebakan investasi bodong yang kini semakin marak," ujarnya.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!