Mediasi Qatar Picu Harapan Redanya Ketegangan AS-Iran 5 Aug 2026 Febrie Adriansyah Ajukan Dua Gugatan Praperadilan atas Status Tersangka 5 Aug 2026 Rakornas Dukcapil Perkuat Sinergi Layanan Administrasi Kependudukan Nasional 5 Aug 2026 Resmi Dibuka! Link 'War Tiket' Upacara HUT ke-81 RI di Istana 5 Aug 2026 PIHPS: Cabai Rawit Merah Rp45.150, Telur Ayam Rp24.000 per Kg 5 Aug 2026 Harga Emas Antam Turun Rp4.000, Kini Rp2.599.000 per Gram 5 Aug 2026 Disporaparbud Jember Koordinasi dengan BPCB Jatim Amankan Situs Gumuk Lesung dari Kerusakan 5 Aug 2026 Identitas Perempuan Tersambar KA Pangrango di Sukabumi Belum Terungkap 5 Aug 2026 Disdik Sukabumi Sebut Ijazah Korban Kebakaran Kasepuhan Ciptamulya Masih Didata 5 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Rabu 5 Agustus 2026 5 Aug 2026 Mediasi Qatar Picu Harapan Redanya Ketegangan AS-Iran 5 Aug 2026 Febrie Adriansyah Ajukan Dua Gugatan Praperadilan atas Status Tersangka 5 Aug 2026 Rakornas Dukcapil Perkuat Sinergi Layanan Administrasi Kependudukan Nasional 5 Aug 2026 Resmi Dibuka! Link 'War Tiket' Upacara HUT ke-81 RI di Istana 5 Aug 2026 PIHPS: Cabai Rawit Merah Rp45.150, Telur Ayam Rp24.000 per Kg 5 Aug 2026 Harga Emas Antam Turun Rp4.000, Kini Rp2.599.000 per Gram 5 Aug 2026 Disporaparbud Jember Koordinasi dengan BPCB Jatim Amankan Situs Gumuk Lesung dari Kerusakan 5 Aug 2026 Identitas Perempuan Tersambar KA Pangrango di Sukabumi Belum Terungkap 5 Aug 2026 Disdik Sukabumi Sebut Ijazah Korban Kebakaran Kasepuhan Ciptamulya Masih Didata 5 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Rabu 5 Agustus 2026 5 Aug 2026

Ganjar Berikan Waktu Seminggu, Untuk Capai Target Vaksinasi 50%

ED
Senin, 15 November 2021 | 08:41 WIB
Bagikan
Ganjar Berikan Waktu Seminggu, Untuk Capai Target Vaksinasi 50%

VISI.NEWS | JAWA TENGAH - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah berusaha keras melakukan percepatan vaksinasi di tujuh daerah yang cakupannya masih kurang dari 50 persen. Hal tersebut merupakan salah satu upaya agar vaksin dapat segera disuntikkan pada masyarakat. Selain untuk mengejar percepatan, hal itu juga untuk mengejar masa berlaku vaksin.

"Kemarin ada yang bilang, katanya kelamaan di Provinsi. Tidak. Di Provinsi itu paling hanya sehari atau dua paling lama dua hari. Begitu datang, kami minta hari itu segera diambil," kata Ganjar usai memimpin Rapat Penanganan Covid-19 di kantornya, Senin (8/11).

Hal tersebut selalu disampaikan Ganjar, saat menggelar rapat evaluasi penanganan Covid-19 yang juga dihadiri Bupati/Wali Kota hampir setiap minggu.

"Kita ingatkan terus, tiap minggu kita ingatkan. Awas ya, sekian vaksin akan expired (kedaluwarsa) tanggal sekian. Segera disuntikkan, yang tidak sanggup angkat tangan agar kita pindahkan ke daerah lain," tegasnya.

Agar kejadian serupa tidak terulang, Ganjar menyarankan agar pendistribusian vaksin dilakukan oleh pihak Pemprov. Terlebih jika vaksin yang diberikan telah mendekati kedaluwarsa.

"Tapi kita minta izin agar alokasinya tidak ditetapkan pemerintah pusat. Biarkan kami saja dari Pemprov yang mengalokasikan karena kami tahu persis daerah mana yang butuh percepatan," tegasnya.

Terkait percepatan vaksinasi, tujuh daerah yang menjadi perhatian serius Gubernur adalah; Banjarnegara (40,54%), Tegal (44,09%), Purbalingga (44,56%), Pemalang (46,79%), Wonosobo (47,20%), Jepara (47,21%) dan Batang (48,84%). Ganjar memberikan waktu seminggu bagi ketujuh daerah itu untuk melakukan percepatan.

"Ada lima daerah terkecil untuk dosis satu, Banjarnegara, Tegal, Purbalingga, Pemalang dan Wonosobo. Kalau daerah yang kurang dari 50 persen ada tambahan Jepara dan Batang. Saya minta lakukan percepatan. Targetnya minggu ini semuanya harus sudah 50 persen," katanya. Ketersediaan vaksin yang cukup banyak, menjadikan Pemkab/Pemkot tidak memiliki alasan untuk menunda percepatan vaksinasi.

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.