Gandeng Ditjen Hortikultura Kementan, PLN Hadirkan Listrik Andal untuk Electrifying Agriculture
ED
Editor
M Purnama Alam
Kamis, 23 Desember 2021 | 10:01 WIB
Melihat kesuksesan program Electrifying Agriculture di Enrekang, Sulawesi Selatan, dirinya optimistis sektor hortikultura Indonesia memiliki masa depan yang cerah. Selain berhasil menekan 60-70 persen ongkos petani bawang, lampu-lampu yang dipasang di lahan pertanian mengurangi penggunaan pestisida secara signifikan sehingga meningkatkan kualitas bawang yang dipanen.
Keuntungan lain, sentra pertanian bawang di Enrekang bahkan saat ini menjadi kawasan agrowisata. Lampu light trap yang terang dengan beragam warna menarik masyarakat untuk datang menawarkan wisata malam yang sangat eksotis dan indah.
"Tentunya saya harapkan kerja sama ini terus berlanjut sampai ke pelosok, daerah terpencil. Mudah-mudahan dengan kerja sama ini bisa memberikan yang terbaik bagi petani pada umumnya dan petani hortikultura pada khususnya," ucap Prihasto.
Perjanjian ditandatangani oleh Direktur Niaga dan Manajemen Pelanggan PLN Bob Saril dan Direktur Jenderal Hortikultura Kementan Prihasto Setyanto, dengan disaksikan oleh Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo dalam acara Pertemuan Koordinasi Pengembangan Hortikultura Tahun Anggaran 2022 di Bogor. Hadir juga dalam kegiatan ini Sekertaris Jenderal Kementerian Pertanian Kasdi Subagyono.@nia
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!