Gandeng Ditjen Hortikultura Kementan, PLN Hadirkan Listrik Andal untuk Electrifying Agriculture

ED
Kamis, 23 Desember 2021 | 10:01 WIB
Bagikan
Gandeng Ditjen Hortikultura Kementan, PLN Hadirkan Listrik Andal untuk Electrifying Agriculture
  • PLN akan membantu pelaku usaha di sektor pertanian hortikultura mendapatkan akses listrik yang andal untuk meningkatkan produktivitas melalui program Electrifying Agriculture. 

VISI.NEWS | BOGOR - Komitmen PT PLN (Persero) untuk mengambil peran dalam mewujudkan pertanian Indonesia yang modern diperkuat dengan penandatanganan Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) dengan Direktorat Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian (Kementan).

Melalui kerja sama ini, PLN akan membantu para pelaku usaha di sektor pertanian hortikultura untuk mendapatkan akses listrik untuk meningkatkan produktivitas. Salah satunya dengan memastikan ketersediaan listrik yang andal dan terjaga selama 24 jam penuh melalui program Electrifying Agriculture.  Dalam sambutannya Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo memaparkan, sejatinya Indonesia memiliki kekayaan alam yang luar biasa. Dengan didukung teknologi, tentunya hasil pertanian akan bertambah kualitasnya dan dapat menyejahterakan para petani. "Tentunya hal ini harus didukung dengan hal yang paling penting, yaitu kerja sama dengan seluruh stakeholders. Termasuk dengan PLN pada kesempatan kali ini. Terima kasih PLN," katanya. Menyambut kerja sama ini, Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menyampaikan, perkembangan teknologi memberikan harapan dan dukungan terhadap sektor pertanian untuk menghadapi berbagai tantangan. Dengan memanfaatkan teknologi, tanah subur yang terbentang luas dari barat hingga timur negeri ini menjadi aset yang luar biasa berharga untuk pengembangan pertanian. "Penetrasi teknologi juga mampu mengubah wajah pertanian Indonesia dari yang sebelumnya sangat tradisional menjadi lebih modern. Bidang agraris yang sebelumnya lebih sering digarap oleh penduduk pedesaan pun menjadi lebih menarik untuk kalangan muda dan generasi milenial," ujarnya. Melalui program Electrifying Agriculture, PLN melihat lebih banyak petani bisa tersenyum karena kerja kerasnya membangun sektor pertanian mendapatkan hasil maksimal. Darmawan meyakini jika keberadaan listrik bukan hanya sekedar penerang, tetapi juga akan menciptakan beragam cerita sukses dalam setiap kehidupan. "Program ini merupakan komitmen PLN mengimplementasikan nilai-nilai BUMN, yaitu AKHLAK (Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif). Sekali lagi, PLN siap mendukung kebutuhan ketenagalistrikan on farm, off farm, dan pascapanen program Kementerian Pertanian khususnya Ditjen Hortikultura dalam hal Pengembangan Kampung Hortikultura, Penumbuhan UMKM Hortikultura dan Digitalisasi Pertanian," imbuh Darmawan. Banyak kesan positif yang disampaikan para petani setelah mengikuti program Electrifying Agriculture, khususnya pada sektor Hortikultura. Mesin pendingin atau cold storage, misalnya, dibutuhkan pascapanen untuk menjamin kesegaran produk. "Dengan begitu, produk pertanian lebih mampu bersaing. Petani menyatakan bisa menghemat biaya operasional. Pekerjaan mereka pun menjadi lebih mudah dan produktif. Hasilnya juga lebih banyak dan maksimal," ucapnya dengan bangga. Di sisi lain, Direktur Jenderal Hortikultura Prihasto Setyanto menyambut baik kerja sama dengan PLN. Dirinya menyadari jika pada dasarnya kegiatan hortikultura itu tidak lepas dari listrik. Banyak sekali kegiatan maupun aktivitas hortikultura, baik on-farm maupun off-farm membutuhkan tenaga listrik.

"Dan itu bukan hanya di kota-kota saja, tetapi juga di desa-desa, bahkan sampai ke pelosok. Oleh karena itu, saya percaya jika hortikultura yang modern, semakin baik dan menjangkau daerah sampai ke pelosok bisa meningkatkan ekonomi para petaninya," paparnya.

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.